Kasat Lantas Prihatin Soal Banyak Anak di Bawah Umur Bebas Berkendara

 

TALISAYAN – Kurangnya kesadaran masyarakat mengenai peraturan berlalulintas di wilayah pesisir selatan Berau, mendapatkan perhatian serius dari Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Satlantas Polres) Berau.

Pasalnya, masih banyak masyarakat pengguna kendaraan roda dua yang mengabaikan aturan berlalu lintas, dan cenderng kurang memperhatikan keselamatan diri sendiri dan orang disekitarnya. Hal tersebut diungkapkan Kasat Lantas Polres Berau, AKP Wisnu Dian Ristanto SIK usai melakukan kunjungan ke Talisayan beberapa waktu lalu.

BACA JUGAMembahayakan, Anak Di Bawah Umur Bebas Berkendara

Ia mengaku, dirinya sangat prihatin saat melihat masyarakat yang berada di pesisir masih belum paham arti penting keselamatan dalam berkendara. Banyak hal yang menjadi perhatiannya, saat berada di wilayah pesisir selatan, seperti penggunaan helm, tidak mematuhi batas maksimum laju kendaraan, serta banyak anak di bawah umur menggunakan kendaraan bermotor. Padahal kata dia, anak tersebut masih belum layak menggunakan kendaraan.

“Ketika berada disana, saya melihat banyak sekali pelanggaran yang dilakukan masyarakat, yang paling banyak saya jumpai adalah anak yang belum saatnya menggunakan motor, tetapi sudah bebas berkendara di jalan umum,” ujarnya kepada beraunews.com.

 

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi tinggi sebagai penyebab terjadinya laka lantas. Apalagi saat ini, laka lantas di Kabupaten Berau terbilang cukup tinggi, dengan korban yang tidak sedikit memakan korban jiwa. Padahal, peraturan yang diterapkan semata-mata untuk keselamatan masyarakat dalam berkendara.

“Karena semua itu sudah diperhitungkan untuk keselamatan. Meski terlihat sepele, tetapi berdampak besar,”ujarnya.

BACA JUGA : Anak Di Bawah Umur Bebas Berkendara, Polsek Talisayan Akan Gelar Razia

Kendati demikian, pihaknya akan tetap berupaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Berau. Salah satu upaya yang dilakukan pihaknya adalah, dengan melakukan penyuluhan atau sosialisasi melalui Babinkantibmas (Badan Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di Polsek masing-masing wilayah.

“Saya berharap masyarakat dapat lebih mementingkan keselamatan berkendara dengan cara mentaati peraturan dalam berlalu lintas. Paling tidak, dengan mentaati peraturan, tingginya laka lantas dapat diminimalisir,” pungkasnya.(Hendra Irawan)