Ratusan Polisi Bantu Bongkar Rumah Warga Pulau Panjang

TANJUNG REDEB - Kapolres Berau, AKBP Handoko terjun langsung memimpin ratusan aparat kepolisian guna membantu masyarakat Jalan Pulau Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb membongkar bangunan rumah sebagai objek eksekusi, Jum’at (27/5/2015).

Pantauan beraunwes.com di lapangan, personel Polres Berau tampak bergotong royong bersama warga membongkar bagian-bagian rumah dan mengangkat barang ke atas transportasi angkut untuk dibawa ke tempat tinggal baru mereka.

Perlahan namun pasti, fisik bangunan rumah warga mulai ompong dari dinding hingga atap-atap mereka. Selain aparat kepolisian, tampak juga petugas teknisi Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan pengecekan terhadap jaringan listrik di kawasan tersebut.

Kapolres Berau, AKBP Handoko mengatakan, pihaknya sengaja menurunkan ratusan personel Polres Berau serta Polsek untuk membantu meringankan kerja warga untuk membongkar fisik bangunan mereka.

“Kita sengaja turunkan ratusan personel ini untuk membantu warga disini. Setidaknya hal ini bisa meringankan kerja warga dalam membongkar bangunannya,” jelasnya.

Dikatakannya, eksekusi sendiri rencananya akan dilakukan Senin (30/5/2016) mendatang. Untuk kelancaran eksekusi sendiri, diperkirakan akan didampingi sekitar 800 aparat baik dari Polres Berau, Brimob, TNI serta Satpol PP.

“Untuk keamanan dan kelancaran eksekusi nanti, diperkirakan sekitar 800 aparat yang akan mendampingi baik Polri maupun TNI dan Satpol PP,” ungkapnya.

Terpisah, Amir warga sekitar mengatakan bahwa dengan adanya bantuan aparat kepolisian ini memang kerja warga semakin cepat dan ringan. Namun, demikian secara pribadi pihaknya masih tidak ikhlas membongkar bangunan rumahnya dan memberikan lahan tersebut kepada Kumala Jaya selaku pihak penggugat.

“Ya kalau dibantu, jelas kerja kita semakin cepat dan ringan. Tapi, kalau masalah hati, jelas masih mengganjal karena sampai sekarang kita masih tidak ikhlas melepas lahan ini untuk dia (Penggugat-red),” tuturnya.

Amir berharap, ada solusi terbaik dari pemerintah dan wakil rakyat untuk masyarakat Jalan Pulau Panjang ini sendiri. Pasalnya, saat ini perekonomian sedang menurun, ditambah dengan musibah seperti saat ini, jelas semakin menyengsarakan masyarakat.

“Makin besar saja cobaan yang dirasakan, sudah perekonomian semakin menurun, musibah berat juga datang. Tidak tahu juga nanti ada solusi apa dari pemerintah dan wakil rakyat, yang jelas kita tetap berharap ada solusi buat kami,” pungkasnya.(dws)