Jalur Berau-Samarinda Sempat Putus Akibat Longsor Di Kelay

 

KELAY – Jalan Poros Berau-Samarinda tepatnya di Kecamatan Kelay, KM 95 sempat terputus akibat longsornya tebing di sisi kiri jalan Berau-Samarinda sekitar pukul 18.30 Wita, Senin (5/12/2016). Akibatnya arus lalu lintas sempat terputus total.

Kapolsek Kelay, Iptu Sutrisno mengatakan, longsornya tebing akibat hujan yang mengguyur kawasan tersebut. Untungnya saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas, sehingga tidak ada korban jiwa.

Setelah kejadian warga di Kecamatan Kelay bergotong-royong melakukan pembersihan tanah tanah yang menutupi badan jalan agar arus lalu lintas kembali normal. Hingga pukul 21.30 Wita, jalan bisa dilalui satu jalur dengan kendaraan yang bergantian untuk melintas.

"Masyarakat bergerak swadaya melakukan pembersihan tanah-tanah yang menutup badan jalan," bebernya kepada beraunews.com, Selasa (6/12/2016).

Diketahui juga Selasa (6/12/2016) pagi, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau sudah terjun ke lapangan untuk melakukan pembersihan guna menormalkan kembali arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Sementara itu pengguna jalan Amirullah mengatakan memang di kawasan tersebut kerap terjadi longsor saat hujan turun. Bukan hanya longsoran tanah, namun juga batu kerap jatuh dari atas serta pohon-pohon tumbang menutup jalan.

"1 minggu bisa 3 sampai 4 kali saya lewat sini. Kalau hujan turun longsor, kadang batu besar yang jatuh dan pohon-pohon yang tumbang menutup jalan. Kalau sudah seperti itu kita harus antre untuk melintas," pungkasnya.(Dedy Warseto)