Polisi Bekuk Pencuri Spesialis Rumah Kosong

TANJUNG REDEB – Satreskrim Polres Berau berhasil membekuk pelaku pencurian spesialis rumah kosong bernama Didit Bujang (47), warga Gang Pandan Wangi, Kelurahan Karang Ambun sekitar pukul 10.00 Wita, Senin (21/11/2016) kemarin.

Pelaku berhasil dibekuk polisi dirumahnya. Dari tangan pelaku polisi menyita 3 unit Laptop, 1 unit Hardisk, 1 unit sepeda motor hitam KT 5613 GY, 4 unit komputer dan puluhan gelang. Selain itu ditemukan juga 1 poket yang diduga narkotika jenis sabu-sabu.

Kapolres Berau, AKBP Handoko melalu Kasat Reskrim, AKP Damus Asa mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi dari warga, unit opsnal melakukan penggrebekan terhadap pelaku dikos-kosannya. Pelaku sempat berusaha melawan dan memberontak hingga sempat adu gulat dengan petugas.

"Dia sempat melawan, namun dengan upaya akhirnya pelaku berhasil diamankan," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (22/11/2016).

Setelah pelaku diamankan, petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan berbagai barang-barang hasil curian dan juga ditemukan paket kecil jenis sabu-sabu yang terletak di meja dalam kamar tidur, kemudian pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Berau.

"Setelah kita temukan beberapa barang bukti, langsung kita bawa ke Mapolres dan kita lakukan pemeriksaan terhadap pelaku," jelasnya.

Dari pengakuan pelaku, ia menggunakan motor untuk mencari sasaran rumah kosong atau ditinggal penghuninya pada saat jam-jam kerja. Pelaku mengambil barang-barang elektronik, perhiasan dan lain-lain.

"Dari pengakuannya, ia sudah melakukan aksi serupa kurang lebih lima belas kali dengan Modus Operasi (MO) serupa di wilayah Berau," tambahnya.

Damus mengimbau, agar masyarakat lebih berhati-hati dan memastikan keamanan rumah sebelum berpergian. Hal ini demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Pastikan kemanan rumah sebelum berpergian, jika mengetahui atau masyarakat melihat ada oknum masyarakat yang melakukan pelanggaran hukum seperti aksi pencurian, maka segera laporkan agar bisa segera ditindaklanjuti," pungkasnya.(Dedy Warseto)