Pencurian Kembali Marak, Polisi Minta Pos Kamling Kembali Digalakkan

 

TALISAYAN – Maraknya aksi pencurian yang terjadi akhir-akhir ini, menjadi perhatian khusus aparat kepolisian Talisayan. Pasalnya, hingga kini masih banyak pelaku pencurian yang masih berkeliaran bebas. Misalnya saja kasus pencurian sarang burung walet di Kampung Sumber Agung Kecamatan Batu Putih, yang hingga kini pelakunya masih belum diketahui.

Kapolsek Talisayan, Iptu Faisal Hamid mengungkapkan, hingga kini pihaknya masih terus memantau dan menyelidiki kasus pencurian tersebut. Disamping itu, dirinya juga berharap kepada masyarakat untuk ikut membantu menjaga Kamtibmas di wilayah masing-masing, dengan kembali menggalakkan pos keamanam lingkungan (pos kamling). Karena menurutnya, saat ini hampir di seluruh kampung baik itu Talisayan, Biatan, dan Batu Putih sudah mulai lumpuh.

"Saya lihat juga pos kamling banyak lumpuh. Padahal ini penting untuk menjaga keamanan lingkungan bersama," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (15/11/2016).

Ia mengakui, dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat kepolisian saja. Meskipun hal itu memang sudah menjadi tanggungjawab polisi. Dalam hal, perlu ada kerja sama dengan pihak masyarakat guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

"Kita juga tidak bisa bekerja maksimal tanpa bantuan, dan dukungan dari masyarakat. Nah, salah satu dukungan dalam menjaga keamanan lingkungan dan sekaligus langkah antisipasi terjadinya pencurian dengan diaktifkannya kembali pos kamling," bebernya.

Untuk itu diharapkannya, masyarakat yang ada di wilayah hukumnya kembali menggalakkan pos kamling guna meningkatkan kembali keamanan lingkungan sekitar. Disamping itu, pihaknya juga mengimbau untuk lebih berhati-hati lagi jangan sampai lalai dalam menjaga barang-barang berharga yang dimiliki agar tidak menjadi korban pencurian.

"Setidaknya dengan adanya jaga malam dapat mengurangi tindakan kriminal. Kita juga mengimbau masyarakat untuk jangan lengah, karena setiap pelaku tindak kejahatan selalu memanfaatkan kelengahan korbannya untuk beraksi," imbaunya.(Hendra Irawan)