1 Napi Kabur Ditemukan, Polisi Hadiahi Timah Panas

TANJUNG REDEB – Tak butuh waktu lama, Polres Berau berhasil mengamankan salah seorang narapidana (napi) bernama Joni, warga Jalan H. Isa I, Gang Padat Karya, yang kabur dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB, Jumat (4/11/2016) sekitar pukul 04.00 Wita dini hari tadi.

Kapolres Berau, AKBP Handoko melalui Wakapolres, Kompol Indra Kurniawan mengatakan, jika Joni berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Kelay sekitar pukul 09.00 Wita dan polisi harus melumpuhkannya dengan timah panas akibat berupaya kabir ke dalam hutan.

"Pagi tadi, Kapolres Berau memberi informasi kepada seluruh jajaran untuk membantu mencari keberadaan tahanan yang kabur, tim gabungan dari Satreskrim, Intel, Narkoba yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim melakukan penyelidikan terhadap napi tersebut," ungkapnya kepada beraunews.com.

BACA JUGA : Bikin Kunci Dari Kayu, Dua Napi Berhasil Kabur Dari Rutan

Setelah mendapat informasi tersebut, jajaran Polsek Kelay dan mendapat bantuan dari Polsek Wahau pun langsung menggelar razia di perbatasan Kelay-Wahau. Tak lama, tim melihat adanya seorang pria yang lompat dari truk dan berlari ke dalam hutan.

"Jadi terlihat ada orang loncat dari dalam truk dan lari ke hutan, tim langsung melakukan pengejaran dan tim terpaksa melumpuhkan dengan timah panas setelah beberapa kali diberi tembakan peringatan," katanya.

Selanjutnya, Joni diamankan dan dibawa ke Mapolres Berau untuk dilakukan pemeriksaan terkait tindakannya. Sementara satu napi lain bernama Fadli, warga Limunjan, Kecamatan Sambaliung, sedang dalam pengejaran.

 

"Sudah diamankan di Mapolres saat ini dan yang satunya masih dalam pengejaran," kata dia.

Indra menceritakan, jika dari informasi yang didapat, Joni sempat ke rumah mertuanya sekitar jam 04.00 Wita untuk melihat anak dan mengganti baju yang dipakainya tersebut. Selanjutnya, Joni pergi dan membawa Handphone milik mertuanya.

"Sekitar jam 04.30 Wita, Joni meninggalkan rumah mertuanya dengan menggunakan baju kaos bergaris coklat kuning dan celana pendek warna putih untuk melarikan diri ke arah Kecamatan Kelay," bebernya.(Dedy Warseto)