Tempatkan Satu Polisi, Jaga Pulau Andalan Penyu Bertelur

 

BIDUK-BIDUK – Pulau Bilang-Bilangan, Kecamatan Batu Putih merupakan salah satu pulau yang paling diminati penyu untuk bertelur. Bukan hanya itu, Pulau Bilang-Bilangan juga menjadi wadah konservasi telur penyu.

Guna menjaga keamanan wilayah tersebut, Kapolsek Biduk-Biduk berencana menempatkan satu personel kepolisian untuk membantu mengamankan sarang-sarang maupun wadah konservasi telur penyu yang ada.

Kapolsek Biduk-Biduk, AKP Suradi mengatakan, jika pihaknya memiliki rencana dan bekerja sama dengan Protection of Forest & Fauna (ProFauna) Borneo untuk menempatkan satu personel polisi yang dilengkapi dengan senjata di Pulau Bilang-Bilangan. Namun, rencana tersebut masih akan dikomunikasikan kembali mengingat kawasan tersebut hanya pulau yang tak berpenghuni.

"Rencananya memang kita tempatkan anggota disana, tapi kita komunikasi lagi dengan beberapa lembaga seperti ProFauna untuk membantu kita dalam persiapan," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (1/11/2016).

Dikatakannya, Pulau Bilang-Bilangan masih sulit untuk wadah komunikasi maupun pemenuhan kebutuhan hidup, seperti listrik dan air bersih. Untuk air bersih sendiri, petugas konservasi masih harus mengambil ke wilayah Batu Putih maupun Biduk-Biduk.

"Kendala kita saat ini ya disitu, Pulau Bilang-Bilangan masih susah untuk mendapatkan kebutuhan hidup, tapi kita akan komunikasi dengan rekan-rekan untuk kebutuhan tersebut," tambahnya.

Selain penempatan satu personel kepolisian di Pulau Bilang-Bilangan, pihaknya juga akan giat melakukan patroli rutin diperairan sekitar kawasan tersebut, guna mengantisipasi adanya kapal-kapal yang masuk ke perairan Berau untuk mengambil telur penyu maupun pengeboman ikan.

"Patroli jelas kita rutin lakukan, jangan sampai ada kapal luar Berau yang mencari ikan di perairan kita, tapi malah merusak ekosistem bawah laut dengan cara pengeboman ikan," bebernya.

Beberapa kapal yang kerap masuk di perairan Kecamatan Biduk-Biduk, biasanya dari daerah Sulawesi. Namun, selama ini belum pernah ada ditemukan pencurian telur penyu maupun indikasi pengeboman ikan yang dilakukan kapal-kapal luar.

"Mereka biasanya mencari ikan tuna. Jadi kami perlu rutin lakukan patroli dan juga menjaga pulau yang menjadi andalan penyu bertelur demi menjaga kelestariannya," pungkasnya.(Dedy Warseto)