Jalan Depan Pos Security PT SBE Banjir

 

TELUK BAYUR – Hujan yang mengguyur dengan intensitas cukup tinggi Minggu (30/10/2016) dini hari tadi, mengakibatkan banjir di Jalan Poros Labanan Kilometer 8, tepatnya di depan Pos Securiti PT Supra Bara Energi (SBE).

Kapolsek Teluk Bayur, AKP Tatok Tri Haryanto mengatakan, kejadian banjir yang terjadi dikawasan tersebut diperkirakan sejak pukul 04.00 Wita dini hari tadi. Awalnya air diperkirakan mencapai 100 meter dan membuat arus lalu lintas terhambat.

“Setelah dapat laporkan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk mengatur lalu lintas karena sebelumnya volume air sangat tinggi,” ungkapnya kepada beraunews.com.

Dikatakannya, air yang ada merupakan dampak dari hujan yang mengguyur kawasan tersebut. Tanggul atau kolam yang dibuat oleh perusahaan untuk menampung air yang datang tak dapat membendung, sehingga air meluap ke badan jalan.

“Sebenarnya perusahaan itu sudah punya kolam atau tanggul untuk menampung air, tapi karena air yang datang cukup besar, jadi air meluap dan menggenani badan jalan,” lanjutnya.

 

Menurut pantauan beraunews.com, sekitar pukul 10.00 Wita kondisi air masih menggenangi badan jalan. Meski ketinggian air berangsur-angsur turun, tapi banyak pengguna jalan yang menggunakan motor tidak berani melintas.

“Saya mau ke Tumbit, tunggu airnya surut lagi. Motor saya rendah, takutnya kalau mesinnya kemasukan air malah rusak nanti,” ungkap Alimuddin, salah seorang pengguna jalan.

Selain itu, beberapa pengguna jalan yang nekat menerobos banjir terpaksa menurunkan orang yang diboncengnya. Warga yang tak bisa menyeberang pun dibantu oleh pihak kepolisian menggunakan mobil patroli.

“Terobos saja, tapi sendiri yang saya bonceng ikut di mobil patroli polisi dibantu untuk nyeberang saja,” kata Adi pengguna jalan lainnya.

 

Salah seorang warga, Winarsu Scout melalui akun facebooknya mengatakan, musibah ini bukan yang pertama kalinya terjadi. Bahkan, akibat musibah pertama jalanan putus dan hancur.

“Sampai sekarang jalanan hancur itu tidak di aspal,” ujarnya.

Disisi lain, air tanggul yang meluap dimanfaatkan beberapa warga untuk menjala ikan. Tak tanggung-tanggung tampak warga mendapat puluhan ekor ikan jenis nila di kondisi banjir tersebut.

Saat ini pihak kepolisian masih berpatroli dan memantau kondisi air di kawasan tersebut. Air yang mulai surut memudahkan pengguna jalan melintas dan tak ada antrian panjang kendaraan untuk melintas.(Dedy Warseto)