Organisasi Islam Laporkan Pelaku Penistaan Agama Ke Mapolres Berau

 

TANJUNG REDEB – Gabungan Organisasi Islam dari Nahdhatul Ulama (NU), Gerapak Pemuda Ansor, Majelis Pemuda Islam Indonesia, dan Gerakan Pemuda Ka'bah Kabupaten Berau mendatangi Mapolres Berau, Jumat (28/10/2016) sekitar pukul 11.30 Wita tadi. Kedatangan mereka untuk melaporkan seseorang yang diduga melakukan penistaan agama melalui akun Facebooknya.

Salah satu pelapor, Hatta Basri mengatakan, setelah mengetahui adanya sesorang yang berkomentar di Facebook dengan komentar yang menistakan agama, pihaknya bersama organisasi Islam lain melaporkan hal tersebut ke Polres Berau. Kedatangan kali ini merupakan kedatangan yang kedua setelah sebelumnya hanya penyampaian secara lisan.

"Jadi hari ini kami laporkan terkait adanya seseorang yang menistakan agama. Ini kedua kalinya kami kesini untuk membuat laporkan tertulis terkait hal ini," ungkapnya kepada beraunews.com.

Dikatakannya, ada 3 poin penting yang disampaikan dalam laporan tersebut, yakni 1) Meminta Kapolres Berau serta jajaran untuk menangkap pelaku agar tidak terjadi penganiayaan terhadap pelaku, 2) Meminta pihak kepolisian mengusut tuntas terhadap pelaku penistaan dan pemecahan agama ini dan 3) Meminta pelaku agar tidak lagi berada di Kabupaten Berau.

"Terkait itu semua. Informasi terakhir polisi sudah berhasil mengamankan pelaku dan kami harap bisa segera diusut," bebernya.

Dari 3 poin itu, poin terpenting dalam laporan kami adalah pada poin ke-3. Pasalnya, kita khawatir jika ada pemuda-pemuda yang mengenal secara jelas ciri-ciri pelaku dan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga kami harap pihak kepolisian melakukan tindakan tegas sesuai pelanggaran yang dilakukan pelaku.

"Intinya pada poin 3, dan kami serahkan semua kepada pihak kepolisian," pungkasnya.(Dedy Warseto)