Bawa Sabu, Menajer Operasional dan Security Tambang Diringkus Polisi

{idkey=1933b0[url=http%3A%2F%2Fwww.beraunews.com%2Fhukum-kriminal%2Fpolres%2F1617-bawa-sabu-menajer-operasional-dan-security-tambang-diringkus-polisi][title=Bawa+Sabu%2C+Menajer+Operasional+dan+Security+Tambang+Diringkus+Polisi][desc=]}{cmp_start idkey=4951[url=http%3A%2F%2Fwww.beraunews.com%2Fhukum-kriminal%2Fpolres%2F1617-bawa-sabu-menajer-operasional-dan-security-tambang-diringkus-polisi][title=Bawa+Sabu%2C+Menajer+Operasional+dan+Security+Tambang+Diringkus+Polisi][desc=]}

 

TELUK BAYUR – Polsek Teluk Bayur kembali mengamankan dua orang budak narkotika berinisial Kw (43) dan Rs (24) warga Jalan Dahlia, Kecamatan Tanjung Redeb.  Keduanya diketahui karyawan salah satu perusahaan tambang, Kw menjabat  Menajer operasional dan Rs selaku Security.

Mereka diamankan saat Polsek menggelar razia di Jalan Abu-Abu, sekitar pukul 22.30 Wita, Sabtu (22/10/2016) lalu. Dari tangan pelaku, polisi menyita alat isap sabu (bong) serta dua poket sabu.

Kapolsek Teluk Bayur, AKP Tatok Tri Haryanto mengatakan, kedua pelaku ketahuan membawa sabu-sabu setelah kendaraan roda empat yang mereka gunakan diperiksa polisi. Dalam pemeriksaan, polisi berhasil mendapatkan dua poket sabu yang disembunyikan di bawah karpet mobil sebelah kiri bagian tengah.

“Kami periksa mobilnya, dan kami dapatkan sabu di bawah karpet mobil. Saat kami periksa tubuh pelaku, kami dapatkan juga bong yang masih berisi sabu,” ungkapnya kepada beraunews.com, Senin (24/10/2016).

Dikatakannya, setelah diamankan pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Teluk Bayur guna pemeriksaan dan pengembangan terkait dimana pelaku mendapatkan barang haram tersebut. Namun, hingga kini pihaknya masih melakukan pengembangan terkait informasi dari pelaku.

“Kami masih kembangkan kasusnya ini, kami cari dimana pelaku dapat barang haram tersebut,” tambahnya.

Selain itu, dari pengakuan pelaku sementara ini barang haram tersebut didapat dari luar wilayah Kecamatanm Teluk Bayur. Kedua pelaku merupakan pengguna, pengedar maupun kurir atas bisnis barang haram tersebut.

Akibat perbuatannya, pelaku diancam pasal 112 dan 114 Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun kurungan penjara.(Dedy Warseto)

{cmp_end}
{idkey=1933b1[url=http%3A%2F%2Fwww.beraunews.com%2Fhukum-kriminal%2Fpolres%2F1617-bawa-sabu-menajer-operasional-dan-security-tambang-diringkus-polisi][title=Bawa+Sabu%2C+Menajer+Operasional+dan+Security+Tambang+Diringkus+Polisi][desc=]}