Kenalan Lewat Sosmed, Gadis Belia Digauli Pria Pengangguran

 

TANJUNG REDEB – Seorang pengangguran berinisial Md (22), warga Kecamatan Tanjung Redeb harus berurusan dengan Kepolisian akibat menggauli En (15), warga Kecamatan Gunung Tabur. Md diamankan setelah orang tua En melaporkan perbuatan Md ke Mapolres Berau, Rabu (19/10/2016) lalu.

Kapolres Berau, AKBP Handoko melalui Kasat Reskrim, AKP Damus Asa didampingi Kanit PPA, Aiptu Zaenal Arifin mengatakan, kejadian itu berawal dari perkenalan korban dengan tersangka melalui media sosial. Setelah beberapa bulan berhubungan, korban kabur dari rumah dan ditemukan bersama pelaku di Kecamatan Tanjung Redeb.

"Dia kenal melalui Facebook dan Blackberry Massanger (BBM) lama berkomunikasi melalui medsos dilanjut dengan telponan sehingga korban nekat kabur," ungkapnya kepada beraunews.com, Jumat (21/10/2016).

Dikatakannya, selama bersama pelaku, korban beberapa kali diajak berhubungan badan. Pertama pada 25 September 2016 jam 15.00 Wita di Jalan Gunung Panjang, Gang Wiro tempat teman pelaku, selanjutnya pada 4 Oktober 2016 sekitar pukul 21.00 Wita di kos pelaku di Jalan Mulawarman Gang Keladi, 5 Oktober 2016 pukul 24.00 Wita di kos pelaku, pada 18 Oktober pelaku melakukannya sebanyak 3 kali pada jam 15.00 Wita, 15.30 Wita dan 4.30 Wita, di salah satu homestay.

"Perbuatannya dilakukan pelaku dengan rayuan, sementara korban tidak diiming-imingi apa-apa dan hanya diberi makan oleh pelaku," lanjutnya.

Setelah mengetahui semua perbuatan pelaku tersebut, orang tua korban melapor dan pelaku diamankan di kos temannya setelah dihubungi untuk datang.

"Pelaku kita amankan di kos temannya, dan langsung kita amankan ke Mapolres Berau untuk dilakukan pemeriksaan," pungkasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam pasal 81 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 35/2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman minimal 4 Tahun dan maksimal 15 tahun kurungan penjara.(Dedy Warseto)