Soal Truk Sawit Jadi Angkutan Pelajar, Polsek Segah Koordinasi Dengan Perusahaan

 

SEGAH – Musibah yang menimpa beberapa pelajar yang menumpang di truk milik PT Natura Pasific Nusantara (NPN) yang biasa digunakan untuk memuat Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Kecamatan Segah sebelumnya, sudah diantisipasi oleh pihak Polsek Segah. Bahayanya menumpang di bak truk menjadi perhatian serius polisi agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Kapolsek Segah, Iptu Budi Witikno mengatakan, pelajar dari beberapa kampung memang banyak yang menumpuk di truk-truk perusahaan untuk menuju ke sekolah. Namun pihaknya sudah menyampaikan kepada pihak perusahaan agar lebih memperhatikan keamanan saat membawa para siswa-siswi ini.

"Bahaya dan tidak boleh naik dibak truk seperti itu, karena truk bukan untuk mengangkut manusia. Saya juga sudah sampaikan ini kepada pihak perusahaan," ungkapnya kepada beraunews.com, Rabu (19/10/2016).

BACA JUGA : Miris!!! Antar Jemput Pakai Truk Kelapa Sawit, 6 Pelajar Pingsan

Dikatakannya, penyampaian pihaknya pun mendapat respon positif dari pihak perusahaan. Wujudnya, perusahaan tengah memesan bus untuk transportasi anak-anak dari kampung-kampung yang jauh dari sekolah ini.

"Sudah 4 bulan lalu saya sampaikan ini, dan mereka ada yang sudah pesan bus untuk transportasi anak-anak sekolah ini," bebernya.

 

Budi menambahkan, penggunaan truk tidak dipermasalahkan jika sudah dimodifikasi dan sesuai standar keamanan bagi penumpangnya. Seperi halnya menggunakan bak tertutup dan adanya kursi untuk penumpang.

"Tidak masalah kalau mau pakai truk. Tapi harus sesuai dengan standar keamananan untuk membawa orang," jelasnya.

Bukan hanya itu, truk yang akan digunakan pun harus diperiksa oleh Dinas Perhubungan maupun Satlantas terkait izin operasinya. Jika memang bisa untuk dioperasikan, maka akan lebih baik lagi.

"Harus diperiksa juga sama Dinas Perhubungan, kalau semua aman setidaknya juga akan memberi rasa aman dan nyaman untuk penumpangnya," pungkasnya.(Dedy Warseto)