Pencurian Telur Penyu Kembali Marak, Polres Perketat Pengawasan Kepulauan Derawan

TANJUNG REDEB – Seperti diketahui, Pulau Sangalaki dan pulau lainnya di wilayah Kepulauan Derawan menjadi wadah target operasi para pelaku pencurian telur penyu. Meski sudah berupaya dilarang oleh petugas, namun tak sedikit pula para pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam. Kondisi itu pun, telah dilaporkan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim maupun Mitra Polisi Kehutanan (Polhut) BKSDA ke pihak Kepolisian.

Menanggapi hal itu, Polres Berau akan memperketat pengawasan untuk wilayah tersebut dan wilayah-wilayah yang menjadi tempat penyu bertelur. Langkah itu dilakukan, guna menekan angka pencurian telur penyu di wilayah Kepulauan Derawan.

“Mendapat informasi itu, jelas kita selaku aparat penegak hukum akan memperketat pengawasan agar bisa menekan angka pencurian telur penyu. Jangan sampai aksi tersebut semakin marak dan berdampak buruk para populasi penyu,” ungkap Waka Polres Berau, Kompol Agus Siswanto.

Dengan keterbatasan saranan dan prasarana, pihaknya akan menjadwalkan pengawasan seperti patroli di daerah tersebut. Namun, pihaknya tetap berkoordinasi dengan petugas yang melakukan pengamanan di kawasan tersebut untuk segera memberi informasi jika ada indikasi aksi pencurian.

“Kalau untuk waktunya, akan dilaksanakan pada waktu-waktu tertertentu. Tapi, kita juga akan berkoordinasi dengan pihak keamanan dan petugas konservasi disana untuk berkoordinasi jika terjadi aksi pencurian telur penyu,” tambahnya.

Agus menjelaskan, bagi pelaku yang ketahuan melakukan pencurian telur penyu ataupun mengganggu dan atau membunuh penyu, akan dikenakan Undang-Undang Nomor 5/1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dengan Ekosistemnya serta Peraturan Pemerintah Nomor 7/1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara.

“Ada 2 regulasi yang mengatur tentang itu, baik dari segi Undang-undang maupun Peraturan. Kalau memang ada yang tertanggap tangan ataupun ketahuan melakukan aksi pencurian telur penyu dengan bukti yang kuat, maka akan kita tindak tegas,” pungkasnya.(dws)