Warga Geger, Ada Mayat Mengapung Di Sungai

 

TALISAYAN – Selasa (20/9/2016) pagi, masyarakat Kampung Dumaring Kecamatan Talisayan dibuat geger dengan penemuan mayat misterius. Mayat yang mengenakan baju lengan pendek berwarna biru dan celana pendek hitam tersebut ditemukan salah seorang warga di sekitar Sungai Bakil yang membelah kampung tersebut. Praktis, peristiwa tersebut menyedot perhatian masyarakat sekitar.

Penemuan mayat tersebut juga dibenarkan Kapolsek Talisayan, Iptu Faisal Hamid. Ia mengatakan, penemuan mayat tersebut terjadi pukul 06.30 Wita oleh seorang warga setempat dengan kondisi telungkup dan dalam kondisi meninggal dunia.

Dijelaskannya, sesaat sebelum menemukan mayat salah seorang warga berinisial Ru sedang berada di belakang rumah yang juga berada di sekitar Sungai Bakil. Tiba-tiba, Yo berteriak kepada Ru kalau ada mayat mengapung di sungai.

“Begitu dilihat ada jasad mengapung, warga langsung mengevakuasi korban ke darat,” ungkapnya pada beraunews.com, Selasa (20/9/2016).

Setelah dilakukan evakuasi ke darat, barulah identitas mayat misterius tersebut terungkap. Diketahui, mayat itu adalah Muhammad Yunus (33) warga RT 02 Kampung Dumaring. Belum diketahui, kapan atau bagaimana Yunus terjatuh ke sungai hingga menyebabkan dirinya meninggal dunia.

Akan tetapi, berdasarkan informasi dari pihak keluarga korban, Yunus juga menderita penyakit Ayan. Kuat dugaan, Yunus terjatuh ke sungai lantaran penyakit yang dideritanya kambuh saat berjalan di sekitar tepi sungai.

“Kita belum tahun pasti penyebabnya. Namun dari informasi dari keluarga, korban ini menderita step atau ayan dan sering kambuh jika terlambat minum obat. Dugaan sementara dia terjatuh karena penyakitnya kambuh,” bebernya.

 

Mengantisipasi peristiwa tersebut kembali terjadi, pihaknya mengimbau agar masyarakat, baik dalam kondisi sehat atau tidak untuk selalu berhati-hati dalam beraktivitas.

“Kita ingin ini yang terakhir. Bagi yang memiliki sanak keluarga yang menderita penyakit tertentu hendaknya selalu diawasi agar tidak melakukan hal yang merugikan, baik bagi dirinya ataupun bagi orang lain,” pungkasnya.(Hendra Irawan)