Lagi, Mobil Seruduk Rumah Warga di Jalan Pembangunan

 

TANJUNG REDEB – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Jalan Pembangunan I, Kecamatan Tanjung Redeb sekitar pukul 11.00 Wita, Minggu (18/9/2016) tadi. Diketahui sebuah mobil pick up KT 8061 BT, menabrak rumah di sisi kiri Jalan Pembangunan I menuju Jalan Durian III.

Menurut sopir, Ani mengatakan, saat kejadian ia hendak mengantar semen ke Jalan Singkuang. Saat turun dari tanjakan Jalan Sultan Agung menuju Jalan Pembangunan I, ia melihat dari sisi kiri ada sepeda motor yang melintas dari Jalan Prapatan I menuju Jalan Pembangunan, karena ingin menghindari motor tersebut, ia langsung banting setir ke arah kanan.

"Posisi saya itu turun gunung, dari arah Jalan Prapatan ada motor dan saya klakson berkali-kali. Posisi kendaraan yang sudah semakin dekat, saya langsung putar setir ke kanan, dan karena di kanan juga ada kendaraan saya banting setir lagi ke kiri dan lepas dari jalur," ungkapnya saat ditemui beraunews.com.

Dikatakannya, karena gugup dengan situasi tersebut, Ani yang berniat menginjak rem malah menginjak gas, sehingga kendaraannya semakin melaju kencang dan menabrak rumah warga tepat di bagian kamar.

"Setelah saya tabarak itu, saya langsung keluar dari mobil dan masuk ke rumah itu takutnya ada orang rumah yang kena," bebernya.

Akibat kejadian tersebut, seorang wanita lanjut usia, bernama Sulastri harus dilarikan ke RSUD dr. Abdul Rivai lantaran mengalami benturan. Sementara sopir mobil langsung diamankan pihak kepolisian ke Mapolres Berau guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat itu di dalam kamar ada wanita tua. Mobil yang menabrak kamar membuat ranjang bergeser dan mengenai ibu itu, (Sulastri,red). Setelah dikeluarkan dari kamar si ibu itu langsung dilarikan ke rumah sakit," tutur Hidayat, warga sekitar.

Kejadian seperti ini ditempat yang sama sudah terjadi untuk kali kedua. Dimana, rumah yang ditabrak kali ini tepat berada disamping rumah yang juga mengalami hal serupa, yakni ditabrak alat berat jenis grader yang diduga milik Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pekerjaan Umum Wilayah Kaltim-Kaltara, Selasa (3/5/2016) lalu.(Dedy Warseto)