Ditinggal 1 Jam, Alat Elektronik Digondol Maling

TANJUNG REDEB – Polres Berau memanggil para korban pencurian yang dilakukan oleh Ea (32) di 6 Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hal itu dilakukan guna memastikan barang yang dicuri masih lengkap.

Salah satu korban, Bambang Al Rasyid mengatakan, ia kehilangan barang berharga seperti Laptop, Kamera, Jam Tangan dan Handphone, baru dirasakan saat ia pulang selepas menemani anak istrinya makan di warung, padahal ia pergi hanya sekitar 1 jam.

“Kalau saya sadar barang hilang itu setelah pulang. Saat kami sampai di rumah, saya lihat jendela sudah terbuka dan gorden itu keluar, tapi saya belum curiga hanya menanyakan ke istri kenapa jendela tidak ditutup saat pergi,” bebernya kepada beraunews.com saat mengecek barangnya di Mapolres Berau.

Dikatakannya, saat masuk ke dalam rumah, istrinya hendak menyimpan tas disamping tempat penyimpanan laptop. Disitu juga istrinya sempat menanyakan apakah posisi laptop dipindahkan.

“Saya tanya dengan anak-anak tidak ada yang memindahkan laptop itu. Disitu juga baru saya sadar kalau kami kecurian,” bebernya.

Setelah kejadian, Bambang langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Berau. Tak memakan waktu lama, personel Satreskrim pun langsung melakukan penyelidikan kerumahnya untuk mencari tanda-tanda atau ciri pelaku.

“Sekitar jam 11 malam, polisi sudah meninggalkan rumah saya. Jam 23.30 Wita kami hendak tidur tapi anak saya bilang kalau kamera yang disimpan di atas ranjang juga hilang. Disitulah kami baru sadar kalau kamera ikut hilang,” tambahnya.

Dengan diamankannya pelaku, Bambang mengucapkan terima kasih kepada Polres Berau yang sudah berupaya mengungkap kasus ini. Sehingga pelaku tidak lagi melakukan aksinya dan memakan korban warga yang lain.

“Saya bersyukur dengan ditangkapnya pelaku ini. Jadi mereka tidak lagi melakukan aksi serupa yang merugikan masyarakat banyak,” terangnya.

Sementara dari pengakuan Ea sendiri membuktikan bahwa perbuatannya tergolong nekat. Lantaran waktu beraksinya masih tergolong di jam ramai.

“Saya beraksi biasanya jam 20.00 Wita atau jam 21.00 Wita. Kalau untuk lokasinya sendiri tidak pasti, karena kita awalnya hanya berjalan-jalan dan saat melihat rumah sedang ditinggal orangnya, disitu juga saya beraksi,” ungkapnya.

Dikatakannya, untuk melakukan aksinya, ia hanya berbekal tas ransel dan obeng untuk menyongkel jendela rumah korbannya. Setelah berhasil mendapatkan apa yang ia mau, Ea meminta dijemput oleh temannya.

“Kalau mencuri saya sendiri aja jalan kaki, setelah dapat baru saya minta jemput dengan teman,” pungkasnya.

Diketahui, selama 1 bulan terakhir Ea berhasil menjarah rumah warga di 6 TKP, seperti di Jalan Murdjani II, Gang Rawa Indah pelaku mengambil 1 unit Handphone Tab; Jalan Ramania, Gang Masjid pelaku mengambil TV 32 inchi; Jalan HARM Ayoeb pelaku mengambil TV 21 inchi; Jalan Mangga II, pelaku mengambil Laptop, Kamera Digital, 1 unit Handphone dan 1 unit jam tangan; Jalan Dermaga Gang Madurejo pelaku mengambil Handphone Tab, 2 Unit Laptop; Jalan Teuku Umar pelaku mengambil Handphone Tab Warga Putih.(dws)