Kenal Lewat Sosmed, Pemuda Cabuli Gadis 13 Tahun

 

TANJUNG REDEB – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Berau berhasil mengamankan Ma (24) pelaku pencabulan sesaat setelah ia bermain futsal di Jalan H Isa III, sekitar pukul 23.00 Wita, Kamis (8/9/2016) lalu. Ma diamankan setelah adanya laporan dari orang tua korban berinisial W (13) yang masih berstatus pelajar.

Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Andreas Nurcahyo Wibowo melalui Kanit PPA, Aiptu Zaenal Arifin mengatakan, pada tanggal 7 September 2016 lalu, Polres menerima laporan dari orang tua korban terkait adanya tindakan asusila terhadap anaknya. Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan pengembangan.

“Sehari setelah laporan, pelaku berhasil diringkus dan diamankan di Mapolres,” ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (13/9/2016).

Dari hasil pemeriksaan sementara, Ma mengenal korban melalui Sosial Media (Sosmed). Lama berkomunikasi melalui sosmed, pada tanggal 19 Juli 2016, Ma mengajak korban ketemu dan jalan.

“Mereka jalan sampai di kilometer 22 Jalan Poros Bangun, Kecamatan Sambaliung. Sekitar pukul 15.30 Wita, pelaku melakukan pencabulan terhadap korban disemak-semak sekitar jalan tersebut,” lanjutnya.

 

Setelah kejadian tersebut, tingkal laku korban mulai mencurigakan, dan hal tersebut dirasakan oleh guru korban. Karena merasa ada yang aneh dengan korban, sang guru langsung berkoordinasi dengan orang tua korban dan akhirnya korban menceritakan apa yang terjadi.

“Selanjutnya orang tua korban melaporkan kepada kami dan segera kami tindak lanjuti,” bebernya.

Terpisah, Ma menjelakan, ia tak sempat melakukan persetubuhan dengan korban. Ia hanya melakukan pelecehan terhadap korban dan memang korban sempat melakukan perlawanan atas tindakannya.

“Tidak bersetubuh, saya cuma pakai tangan saja,” bebernya.

Akibat perbuatannya, pelaku diancam pasal 81 Undang-Undang Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara.(Dedy Warseto)