Antisipasi Pencurian Telur Penyu, Pengawasan Pulau Terluar Diperketat

 

TANJUNG REDEB – Pengawasan terhadap pulau terluar menjadi salah satu perhatian serius yang dilakukan pihak kepolisian. Dengan adanya pengungkapan kasus penyelundupan ribuan telur penyu beberapa waktu lalu menjadikan pengawasan terus dimaksimalkan di pulau yang berpotensi menjadi tempat penyu bertelur.

Kapolres Berau, AKBP Handoko mengatakan, pihaknya berupaya melakukan pengawasan semaksimal mungkin agar tidak ada lagi yang memanfaatkan segala hal yang menyangkut penyu baik telur, karapas maupun dagingnya.

"Saya sudah instruksikan kepada jajaran agar pengawasan lebih dimaksimalkan seperti patroli dan memantau apa yang dibawa oleh wisatawan keluar dari pulau-pulau yang menjadi wadah ideal penyu bertelur," ungkapnya kepada beraunews.com, Rabu (7/9/2016).

BACA JUGAPenyelundupan Ribuan Telur Penyu Digagalkan Polsek Tanjung Redeb

Dikatakannya, terkait personel sendiri, Handoko merasa sudah cukup jumlah personel yang ada saat ini, baik di Pulau Derawan maupun di Pulau Maratua untuk melakukan pengawasan terhadap Kamtibmas di wilayah tersebut.

"Kalau personel saya rasa sudah cukup, karena di pulau seperti Maratua dan Derawan juga ada TNI AL dan TNI AD yang bertugas dan disana akan dijalin koordinasi untuk melakukan pengawasan," tambahnya.

Ditambahkannya, hingga saat ini belum ada penanganan terkait kasus oknum yang melakukan pembunuhan terhadap satwa yang dilindungi itu. Namun, bukan berati itu menjadi tolak ukur bahwa kondisi aman, hal apapun tetap diantisipasi sejak saat ini.

"Kalau kasus sepeti pembantaian penyu belum ada kita tangani. Tapi kami tetap antisipasi itu dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat," katanya.

BACA JUGA : Pencurian Telur Penyu Kembali Marak, Polres Perketat Pengawasan Kepulauan Derawan

Selain itu, Handoko juga sudah berkoordinasi dengan Dandim 0902/TRD untuk berkoordinasi guna memaksimalkan pengawasan serta mengantisipasi adanya oknum aparat yang bermain atau menjadi pelaku tindak pidana.

"Saya juga sudah sebar nomor handphone saya kepada masyarakat. Kami harap masyarakat bisa bekerjasama dengan pihak kepolisian agar melaporkan jika memang menemukan adanya orang yang dicurigai melakukan tindak pidana," pungkasnya.(Dedy Warseto)