Berusaha Lari, Pelaku Pencurian di Dor

TANJUNG REDEB – Seorang residivis pencurian alat elektronok berinisial EA (32), warga Jalan Manunggal, Gang Ubi, Kelurahan Gayam dan dua orang penadah berinisial Bs (29) dan Ar (29), Warga Jalan Milono, Gang Husada berhasil diamankan Satreskrim Polres Berau di Jalan Milono, Sabtu (4/6/2016) sekitar pukul 20.30 Wita.

Diketahui, selama 1 bulan terakhir pelaku berhasil menjarah rumah warga di 6 Tempat Kejadian Perkara (TKP), seperti di Jalan Murdjani II, Gang Rawa Indah pelaku mengambil 1 unit Handphone Tab; Jalan Ramania, Gang Masjid pelaku mengambil TV 32 inchi; Jalan HARM Ayoeb pelaku mengambil TV 21 inchi; Jalan Mangga II, pelaku mengambil Laptop, Kamera Digital, 1 unit Handphone dan 1 unit jam tangan; Jalan Dermaga Gang Madurejo pelaku mengambil Handphone Tab, 2 Unit Laptop; Jalan Teuku Umar pelaku mengambil Handphone Tab Warga Putih.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Berau, AKP Marwoto mengatakan, pelaku sebelumnya memang sudah menjadi Target Operasi (TO) Satreskirm Polres Berau. Sebelum diamankan, tim sudah melakukan penyelidikan dan pengejaran sekitar pukul 11.00 Wita, dan berhasil mengamankan pelaku sekitar pukul 20.30 Wita.

“Pelaku diamankan saat ia sedang dalam perjalanan. Saat diamankan pelaku dimintai keterangan dan diminta untuk menunjukkan semua barang hasil curian pelaku selama ini,” ungkapnya kepada beraunews.com.

Dikatakannya, saat pelaku diminta untuk menunjukkan TKP di Gang Rawa Indah, pelaku sempat berusaha melarikan diri dan memaksa petugas menghadiahinya timah panah di kaki pelaku. Selanjutnya, pelaku langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan pada bekas tembakan tersebut.

“Saat tim meminta agar pelaku menunjukan TKP yang di Jalan Murdjani II Gang Rawa Indah, pelaku melarikan diri dan saat petugas memberi tembakan peringatan pelaku tak mempedulikan, sehingga tim terpaksa melumpuhkan pelaku dengan menyarangkan timah panas di kaki kanan pelaku,” ujarnya.

Selain itu, dua orang penadah hasil curian dari EA juga diamankan bersama beberapa barang buktinya. Bukan hanya itu, salah seorang penadah berinisial Bs selain penadah, juga membantu pelaku saat melacarkan aksi kejahatannya.

“Dua orang lain itu merupakan penadahnya. Tapi, kalau Bs ini dia yang juga membantu si pelaku saat melakukan aksi pencurian. Bs menjemput pelaku setelah pelaku mendapatkan hasil curiannya,” tambahnya.

Akibat perbuatannya, pelaku diancam Pasal 362 KUHP dengan pidana penjara paling lama 5 tahun, sementara para penadah diancam pasal 480 KUHP dengan pidana penjara 4 tahun.(dws)