Pasang Pukat, Nelayan Ditemukan Tak Bernyawa

PULAU DERAWAN – Seorang nelayan bernama Hairunsyah (63), warga Pulau Derawan ditemukan tak bernyawa saat sedang memasang pukat diperairan Karang Masimbung, Kepulauan Derawan sekitar pukul 14.00 Wita, Selasa (30/8/2016) tadi.

Kapolsek Pulau Derawan, Iptu Noordhianto mengatakan, kejadian itu bermula saat korban bersama 7 orang perempuan berangkat sekitar pukul 07.00 Wita dari Pulau Derawan menuju Karang Masimbung untuk mencari kerang atau Balelo. Mereka berangkat menggunakan kapal dan menggandeng sebuah sampan.

“Sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) posisi air sedang surut, dan 7 orang perempuan itu turun untuk mencari kerang dengan berjalan kaki,” ungkapnya kepada beraunews.com.

Dikatakannya, saat ketujuh orang perempuan tersebut mencari kerang, korban langsung memisahkan diri untuk memasang pukat ikan di pinggir karang dengan menggunakan perahu sampan. Setelah air laut mulai pasang, 7 orang perempuan tadi langsung kembali naik ke perahu dan melihat korban sudah tidak ada.

“Karena korban tidak ada di dalam perahu, 7 orang perempuan tadi langsung turun dan mencari korban di sekitar perahu. Namun yang ada hanya sampan milik korban,” tambahnya.

Karena tak juga menemukan korban, salah seorang rekannya tersebut langsung menghubungi saudara korban. Sekitar pukul 14.00 Wita, saudara korban datang dengan menggunakan speedboat dan langsung melakukan pencarian.

“Tak lama berselang, korban ditemukan dalam posisi terlentang dipinggir karang dengan badan setengah masuk ke dalam air dan pukat baru setengah terpasang,” jelasnya.

Selanjutnya, korban langsung dinaikkan ke dalam kapal dan dibawa pulang ke Pulau Derawan. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan bekas-bekas kekerasan terhadap tubuh korban.

“Kalau dugaan sementara, korban memasang pukat di bawah terik matahari sehingga membuat korban pusing dan terjatuh dari sampannya,” pungkasnya.(Dedy Warseto)