Terdakwa Kasus Sabu 2,8 Kg Akan Ajukan Banding

 

TANJUNG REDEB – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb yang diketuai Andika Perdana, menjatuhkan vonis 13 tahun kepada terdakwa bernama Ashar dan 17 tahun kepada terdakwa Hendri atas kasus narkotika dengan barang bukti sebanyak 2,8 Kilogram.

Sidang kedua tersangka dilakukan sekitar pukul 11.30 Wita, Senin (23/01/2017)  dengan agenda pembacaan putusan dari majelis hakim. Dalam menjalani persidangan, kedua tersangka didampingi penasehat hukumnya.

"Menjatuhkan hukum kepada terdakwa Anshar dengan hukuman 13 tahun kurungan penjara dan denda sebesar Rp3 miliar. Dan menjatuhkan hukuman 17 tahun kurungan penjara kepada terdakwa Hendry dan denda Rp3 miliar, dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan 1 tahun kurungan penjara," ungkapnya saat membacakan amar putusan.

Pada pembaca amar putusan yang dibacakan ketua majelis hakim di ruang sidang PN Tanjung Redeb, perbuatan kedua terdakwa dianggap tidak mendukung upaya pemerintah dalam memerangi narkoba, yang dapat merusak generasi bangsa.

"Terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan menyakinkan telah melakukan tindak pidana melanggar pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika," katanya.

 

Vonis ini sendiri lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Daud Zakaria yang menuntut kedua pelaku dengan ancaman hukuman seumur hidup. Dan atas putusan tersebut kedua pelaku menyatakan akan banding.

"Atas putusan majelis kami akan banding," ujar penasehat hukum kedua terdakwa, Abdullah sebelum selesai sidang.

Terpisah, JPU Daud Zakaria menjelaskan terkait putusan majelis hakim tersebut pihaknya akan mengevaluasi kembali dan berkoordinasi dengan JPU lainnya. Selanjutnya pihaknya akan menyatakan sikap, apakah mengajukan banding atau menerima putusan tersebut.

"Kami akan evaluasi dulu dan hasil ini akan kami laporkan ke pimpinan, dan masih ada waktu sekitar 1 minggu kedepannya, sebelum kami menyatakan sikap," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia