PN Tanjung Redeb Minim Hakim

TANJUNG REDEB – Jumlah hakim selaku pemutus perkara di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb, hingga saat ini masih minim. Hal itu diungkapkan Humas PN, Andi Hardiansyah, yang mengatakan jika jumlah perkara yang bisa mencapai 350 kasus dalam kurun waktu satu tahun membuat para hakim cukup kelimpungan.

"Di pengadilan saat ini, kami memang masih sangat kekurangan hakim, apalagi jumlah kasus yang ditangani bisa mencapai ratusan. Jadi, cukup membuat kami sedikit kelimpungan, bahkan untuk menyelesaikan berkas-berkas saja kadang bisa hingga larut malam," ujarnya kepada beraunews.com, Selasa (14/6/2016).

Dikatakannya, jumlah standar hakim dalam sebuah pengadilan yakni 10 orang, termasuk 1 orang Majelis Ketua dan 3 orang Majelis Tetap. Namun, saat ini jumlah hakim yang ada termasuk Majelis Ketua dan Majelis Tetap adalah 6 orang.

"Jumlahnya (hakim-red) sudah tidak sesuai dengan kasus dan perkara yang setiap tahun semakin meningkat. Jadi kami masih kekurangan untuk tenaga hakim," lanjutnya.

Meski minim Sumber Daya Manusia (SDM), namun hingga kini semua pekerjaan masih berjalan dengan baik.

"Kekurangan ini semoga tidak lantas menghambat kinerja kami selaku hakim yang dibutuhkan masyarakat untuk menegakkan keadilan," tandasnya.(dws)