Soal Sengketa Lahan Siap “Eksekusi” Kembali Muncul, Ketua PN Belum Lihat Berkas Perkara

TANJUNG REDEB – Pasca sengketa lahan berujung penggusuran 35 Kepala Keluarga di Jalan Pulau Panjang belum lama ini, kasus sengketa serupa ternyata juga ada di Jalan KI Hajar Dewantara, Kecamatan Tanjung Redeb. Dikabarkan, penggugat lahan seluas 2.890 meter persegi, atas nama Abdul Galib Cabbang, sudah dimenangkan pengadilan hingga tingkat Mahkamah Agung (MA).

Meskipun sudah ada yang menyampaikan awal mula kasus tersebut hingga proses hukum, namun Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb, Adi Prasetyo, saat di konfirmasi mengaku tidak tahu pasti kebenaran kabar tersebut.

“Sebab, sampai hari ini belum ada yang datang ke kami untuk mengajukan permohonan, baik dari penggugat atau tergugat,” ungkap Adi.

Sehingga, lanjut Adi, berkas perkara dimaksud tidak dibuka dan tidak diketahui isinya, karena memang pihaknya tidak akan membuka selama tidak ada pemohonan.

“Dilemari berkas kamikan ada banyak sekali berkas-berkas, jadi kami tidak tahu yang mana, selama tidak ada yang mengajukan permohonan ya berkasnya tidak kami cari, keculi ada yang memohonkan baru bisa kita buka,” kata Adi lagi.

Akan tetapi dipastikan, berkas itu ada di PN Tanjung Redeb. Sebab dipastikannya juga awal kasus ini masuk dalam proses pengadilan, dirinya memang belum menjabat di PN Tanjung Redeb.

Sama halnya dengan tidak berani memberikan kepastian pada kasus sengketa di Jalan Pulau Panjang pada 2014 lalu, saat dirinya masih menjabat sebagai wakil ketua PN, sebelum membuka dan meneliti berkas dimaksud.

“Kecuali tergugat, atau penggugat ada memohonkan kepada kami, atau mungkin pihak BPN misalnya, baru bisa. Untuk rekan wartawan juga kita tidak buka perkara perdata seperti ini, kecuali sudah ada keterwakilan dari permohonan penggugat atau tergugat,” tandasnya.(dws)