Mediasi Gagal, Perkara Pulau Panjang Naik Sidang

 

TANJUNG REDEB – Beberapa waktu lalu sidang mediasi gugatan warga Jalan Pulau Panjang kepada Kumala Jaya dilaksanakan. Namun, sidang mediasi tidak menemukan titik temu diantara kedua belah pihak dan sidang dinyatakan gagal oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb.

Gagalnya mediasi lantaran kedua belah pihak memiliki keinginan masing-masing yang tak bisa diubah dan tak menemukan titik temu dalam permasalahan ini. Sehingga langkah selanjutnya akan dilanjutkan perkara yang ada.

"Sidang mediasinya gagal, masing-masing punya keinginan dan tak mendapat titik temu kedua belah pihak," ungkap Humas PN yang merangkap sebagai Mediator Perkara, Andi Herdiansyah kepada beraunews.com, Selasa (27/9/2016).

BACA JUGA : Kuasa Hukum Warga Pulau Panjang 2 Kali Mangkir Sidang

Dikatakannya, setelah tak ada titik temu dari mediasi ini, pihaknya akan membuat laporan yang nantinya akan disampaikan ke Ketua Majelis Hakim untuk menjadwalkan sidang lanjutan perkara dengan agenda pembacaan tuntutan warga.

"Saya buat laporan yang akan disampaikan ke Ketua Majelis untuk menentukan jadwal persidangan perkara nanti," katanya.

Diperkirakan jadwal sidang sendiri memakan waktu yang cukup lama mengingat kuasa hukum dari penggugat berdomisili di luar Kabupaten Berau tepatnya di daerah Bekasi.

"Bisa sampai 3 minggu lagi ini sidangnya karena kita akan panggil kuasa hukumnya yang berdomisili di Bekasi," bebernya.

Pemanggilan kuasa hukum penggugat sendiri tidak langsung kepada kuasa hukumnya, melainkan melalui mekanisme penyampaian surat ke PN Bekasi atau biasa disebut delegasi.

"Nanti kita panggil dengan cara masukkan surat ke PN Bekasi, selanjutnya akan disampaikan ke yang bersangkutan," pungkasnya.(Dedy Warseto)