Kuasa Hukum Warga Pulau Panjang 2 Kali Mangkir Sidang

 

TANJUNG REDEB – Tuntutan yang dilayangkan warga Jalan Pulau Panjang selaku penggugat melalui sidang mediasi beberapa waktu lalu telah ditanggapi Kumala Jaya selaku tergugat, Kamis (15/9/2016) lalu. Namun, dalam penyampaian tanggapan itu, kuasa hukum penggugat tidak hadir dalam persidangan dan hanya diwakili oleh prinsipal atau penggugat langsung.

Humas Pengadilan Negeri (PN) yang juga selaku Mediator Perkara, Andi Hardiansyah mengatakan, sesuai jadwal yang ditentukan pada tanggal 15 September 2016 kemarin, pihak tergugat menyampaikan tanggapan hasil tuntutan. Namun, agenda tertunda lantaran kuasa hukum penggugat tak hadiri persidangan.

“Harusnya, pihak penggugat sudah menyampaikan tanggapannya, tapi agenda itu kita tunda lagi sampai minggu depan (Kamis, 22/9/2015-red),” ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (17/9/2016).

BACA JUGA : Kumala Jaya Tak Tanggapi Gugatan, Warga Tunggu Pertemuan Mediasi

Dikatakannya, tak hadirnya kuasa hukum penggugat dalam mediasi ini sudah untuk yang kedua kalinya. Saat penyampaian tuntutan beberapa waktu lalu pun, kuasa hukum penggugat tak hadir, dan saat penyampaian tanggapan tuntutan pun kembali tak hadir.

“Kemarin sempat kita hubungi dan katanya ada acara nikahan. Sementara yang satunya katanya habis ada sidang,” tambahnya.

Meski demikian, pihak penggugat meminta waktu hingga minggu depan untuk penyampaian tanggapan tuntutan tersebut. Pihak tergugat menyetujui permintaan dari penggugat dengan catatan kuasa hukum penggugat hadir.

“Minggu depan bukan hanya kita agendakan penyampaian tuntutan saja, tapi langsung kroscek dan mencari titik temu dari permasalahan,” bebernya.(Dedy Warseto)