Dituntut 50 Miliar, Kumala Jaya Pilih Lanjut Perkara

 

TANJUNG REDEB – Kumala Jaya selaku pihak tergugat enggan merespon dua tuntutan yang dilayangkan warga Pulau Panjang selaku penggugat. Apalagi dengan jumlah ganti rugi yang sangat besar dan mencapai Rp50 miliar.

Kumala Jaya mengatakan, terkait nominal yang dituntut pihak penggugat tersebut dirasa tidak wajar. Selain itu, jika memang pihak penggugat akan meneruskan perkara ini, maka pihaknya siap mengikuti sejauh mana perkara akan berjalan.

"Wah besar sekali Rp50 miliar, kalau memang seperti ini, kita akan lanjut saja. Kita kan punya putusan dari Mahkamah Agung (MA)," ungkapnya kepada beraunews.com via telepon, Rabu (7/9/2016).

BACA JUGA : Kasus Pulau Panjang, Warga Sampaikan Tuntutan Rp50 Miliar

Dikatakannya, putusan MA sudah inkrah (berkekuatan hukum tetap) dan eksekusi pun sudah dilakukan. Dengan putusan tersebut, pihaknya tidak khawatir akan gugatan yang dilayangkan warga Pulau Panjang selaku penggugat tersebut.

"Tidak masalah, sejauh mana kita akan ikuti," tambahnya.

Kumala meminta agar tanah tersebut dikosongkan atau tidak ada yang menduduki karena dari hasil putusan MA sudah jelas jika tanah tersebut sah menjadi miliknya.

"Kalau kita minta ya jangan ada yang duduki lahan itu karena berdasarkan putusan, lahan sah milik saya," tambahnya.

Kumala mengakui jika ia juga sudah mengadukan tindakan yang dilakukan warga Pulau Panjang yang masih menduduki lahan yang sudah ia menangkan dalam perkara sengketa beberapa bulan lalu.

"Kita berdasarkan dengan putusan yang sudah inkrah, dan saya harap tidak ada lagi yang duduki lahan itu," pungkasnya.(Dedy Warseto)