Dandim Siap Bantu Berau Swasembada Pangan

TANJUNG REDEB – Sabtu (14/8/2016), bertempat di ruang rapat Makodim 0902/TRD, Dandim Letkol CZI Slamet Santoso memimpin rapat koordinasi guna membahas perkembangan dan kemajuan petani jagung di Kabupaten Berau. Rapat tersebut dihadiri Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Bulog, Perwakilan Camat dan kepala kampung daerah penghasil Jagung, Gapoktan, BPP (Badan Penyuluhan Pertanian), perwakilan pelaku usaha perkebunan sawit serta pengusaha pakan ternak.

Dandim 0902/TRD, Letkol CZI, Slamet Santoso mengatakan, rapat ini dilakukan untuk membahas rencana perluasan lahan tanam jagung di Kabupaten Berau dan juga mendengarkan langsung kendala-kendala yang dihadapi petani jagung di lapangan.

"Bukan hanya itu, kendala dari Dinas dan juga Bulog menjadi perhatian kita. Jika memang ada kendala, maka akan kita cari solusi bersama," ungkapnya kepada beraunews.com.

Dalam rapat, yang menjadi kendala petani yakni hasil panen kurang stabil dan harga murah serta tak adanya gudang penyimpanan jagung yang mengakibatkan jagung rusak. Sedangkan Bulog mengakui, kendala yang dimemiliki belum tersedianya gudang untuk menyimpan jagung hasil panen. Sehingga perlu ada kajian lebih jauh untuk hal ini.

"Kalau Dinas Pertanian sendiri akan merangkul pengusaha pakan ternak dan pelaku bisnis ternak lainnya dan mengupayakan adanya perusahaan yang berinvestasi di bidang ini," katanya.

Dengan penyampaian yang ada dalam rapat tersebut, Dandim sendiri akan terus melaksanakan pengawalan dan membantu para petani maupun pelaku usaha dalam rangka mendukung Swasembada pangan di Kabupaten berau.

"Kalau kami nanti akan mengusulkan ke Danrem 091/ASN untuk diteruskan ke Kementerian Pertanian, tentang apa yang menjadi kendala di Kabupaten Berau," paparnya.

Dandim menambahkan, dari hasil rapat koordinasi ini sendiri rencananya akan disampaikan ke Bupati, DPRD dan Danrem 091/ASN sehingga akan ada solusi yang nyata untuk para petani.

Slamet juga menegaskan jika Berau harus ambil peluang ini, karena jalur yang dipakai lebih cepat melalui Korem 091/ASN dan bisa dikomunikasikan langsung ke Kementerian Pertanian. Bantuan akan diberikan oleh Kementerian Pertanian asal masyarakat atau petani yang bekerja dan lahan yang siap.

"Perlu kerjasama berbagai instansi dan tidak bisa bekerja masing-masing. Kodim akan selalu mendukung dan mensukseskan program Swasembada Pangan di Kabupaten Berau," pungkasnya.(dws)