Bukan Semata Kejar Rekor Muri, Ini Lho Tujuan Utama Dandim

TANJUNG REDEB – Guna menjaga generasi bangsa tetap berkualitas dan bebas dari narkotika, Komandan Kodim (Dandim) 0902/TRD, Letkol CZI Slamet Santoso berencana membuat spanduk perang terhadap narkoba sepanjang 2.500 Meter. Langkah ini tujuan utamanya, yakni bagaimana menggugah kesadaran masyarakat terutama generasi muda untuk ikut andil dalam pertempuran ini.

Panjang spanduk ini dibuat bukan tanpa alasan, selain perang terhadap narkoba yang menjadi tujuan ini, Dandim juga ingin memecahkan Rekor Muri spanduk terpanjang yang sudah ada pada tahun 2015 lalu dengan panjang 2015 Meter.

Dandim mengatakan, untuk melaksanakan upaya tersebut, Kodim 0902/TRD melakukan tahap awal dengan menggelar koordinasi dengan beberapa pihak terkait, baik institusi, instansi, kelompok masyarakat dan beberapa organisasi yang ada di Kabupaten Berau.

“Langkah awal sudah kita lakukan untuk membahas apa yang baik dilakukan dan meminta pendapat atau masukan untuk giat ini,” ungkapnya kepada beraunews.com.

Dikatakannya, pemasangan spanduk dengan panjang 2.500 meter tersebut direncanakan akan dipasang di wilayah Tanjung Redeb dan 2 pulau yang menjadi sasaran wisata, seperti Pulau Derawan dan Pulau Maratua.

“Momennya nanti akan kita laksanakan pada bulan September bersamaan dengan perayaan hari jadi Kabupaten Berau,” tambahnya.

Beberapa rangkaian kegiatan pun sudah disarankan oleh beberapa pihak, baik pemasangan stiker dan juga sosialisasi di sekolah-sekolah dan kampung-kampung, agar masyarakat lebih paham apa itu narkotika dan apa bahaya narkotika.

“Tujuan awalnya ya ini, bagaimana Kabupaten Berau bisa menekan angka peredaran atau penggunaan narkotika. Hal ini merupakan upaya Kodim membantu pemerintah dan kepolisan untuk memberantas penggunaan dan peredaran barang haram itu,” terangnya.

Jika rencana ini bisa terlaksana dan sukses, dipastikan bukan hanya pencapaian rekor Muri yang menjadi tujuan, tapi juga peranan media yang membantu mempublikasikan ini akan menjadi daya tarik wisatawan ataupun orang luar untuk mengetahui lebih jauh tentang Berau.

“Kalau ini terlaksana, tak menutup kemungkinan media akan membantu kita mengekspos agar orang-orang khususnya wisatawan bisa lebih penasaran dengan Berau,” katanya.

Dengan giat ini, Dandim berharap kedepannya Kabupaten Berau bisa bebas dari narkotika. Selain itu, generasi-generasi muda mulai memahami bahaya dan dampak lain dari narkotika sejak dini.

“Intinya edukasi buat generasi muda dan masyarakat, dan semoga apa yang direncanakan ini bisa terlaksana dengan baik,” pungkasnya.(dws)