Peleton Beranting, Dalam Rangka Hari Juang Kartika

 

TANJUNG REDEB – Bertempat di Museum Gunung Tabur, Kecamatan Gunung Tabur telah dilaksanakan upacara serah terima tugas peleton beranting ke-3 kepada Peleton Beranting ke-4 (Yonif Raider 613/Rja). Kegiatan dilaksanakan sekitar pukul 05.00 Wita, Jumat (17/12/2016) lalu.

Dandim 0902/TRD, Letkol CZI Slamet Santoso mengatakan, upacara tersebut dilakukan dalam rangka peringatan hari Korps Infanteri ke-68 tahun 2016 yang bertema ‘Prajurit Infanteri melaksanakan gerak jalan tonting YWPJ’ guna meningkatkan jiwa korsa, militansi dan soliditas prajurit infanteri dalam rangka mendukung tugas pokok TNI-AD.

“Kegiatan ini dilakukan agar para prajurit bisa mengingat semangat Raja Alam saat perjuangan kemerdekaan dimasa lalu saat melawan Belanda,” ungkapnya kepada beraunews.com.

 

Dalam kegiatan ini, jarak yang ditempuh sekitar 90 Kilometer yang dibagi menjadi 4 etape. Dari Musium Gunung Tabur, sekitar pukul 05.20 Wita, upacara serah terima selesai selanjutnya Tonting YWPJ ke-4 melanjutkan perjalanan menuju Kraton Sambaliung.

“Pukul 10.30 Wita, Tonting YWPJ ke-4 tiba di Keraton Sambaliung dilanjutkan upacara serah terima dari Tonting YWPJ 4 ke Tonting YWPJ 5 dilakukan sekitar pukul 10.50 Wita, dan Tonting ke-5 melanjutkan perjalanan,” tambah Slamet Santoso.

Hingga pukul 10.45 Wita para prajurit melanjutkan perjalanan dan berakhir di Kampung Mangkajang, Kecamatan Sambaliung. Dalam upacara serah terima ini juga diikuti dari 1 Peleton Beranting YWPJ Yonif Raider 613/Rja ke-4, 1 Peleton Beranting YWPJ Yonif Rauder 613/Rja ke-5, 1 peleton pendukung Yon Armed 18/Komposit, 1 peleton pendukung Satpol PP Kabupaten Berau, 1 peleton pendukung Ormas PPM, 1 peleton pendukung Ormas Pusaka serta 1 peleton pendukung Pramuka.

 

Slamet menambahkan, dalam kegiatan ini ada dua sasaran strategi yang akan dicapai. Seperti terus menggelorakan semangat kejuangan yang tercermin dalam berbagai peristiwa heroik yang melibatkan Raja Alam di Kabupaten Berau.

“Kegiatan Peleton Beranting yang melibatkan para prajurit ini didukung oleh masyarakat, pasukan dari satuan lain, dan juga unsur Pemerintah Daerah, yang dimaksudkan agar lebih mendekatkan prajurit TNI dengan masyarakat dan komponen bangsa lain,” pungkasnya.(Dedy Warseto)