Bantu Swasembada Pangan, Dandim Tanam Perdana Padi Di Lahan 50 Hektar

 

SAMBALIUNG – Dandim 0902/TRD Letkol CZI Slamet Santoso bekerjasama dengan Kementerian Pertanian mengadakan tanam padi perdana di Kampung Tumbit Dayak Kecamatan Sambaliung, Rabu (21/9/2016). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kol Kavaleri Silitonga, Kol Infanteri Sofyan yang merupakan Satgas Percepatan Cetak Sawah.

Kolonel Kavaleri Silitonga yang ditemui beraunews.com mengatakan, kegiatan ini untuk membantu swasembada pangan di Berau, apalagi selama ini diketahui jika di Tumbit Dayak masyarakatnya hidup dari bercocok tanam, namun bukan padi, hanya buah-buahan saja.

"Dengan luas tanah mencapai 50 hektar, tentu padi yang dihasilkan akan melimpah, dan juga kondisi cuaca di Berau sangat mendukung. Ini tahap awal saja, apabila padi yang dihasilkan berkualitas, tentu kami akan terus berikan bantuan, dan dari Dinas Pertanian pun mau membantu bibit benih selama 3 tahun," ujarnya.

BACA JUGA : Dandim Siap Bantu Berau Swasembada Pangan

Tanam padi ini merupakan perdana di Kampung Tumbit Dayak, dan disambut baik dengan masyarakat sana, menurut Sunarsih, Kepala Kampung Tumbit Dayak, pihaknya selalu membantu masyarakat dan menyampaikan ke warga bersama melaksanakan percetakan sawah ini agar kedepannya hasil panen akan bertambah, dan ini baru pertama kali di Tumbit Dayak.

"Masyarakat disini sangat mendukung, kan selama ini mereka bercocok tanam, dengan lahan yang kering, makanya mereka bersyukur, apalagi akan di buka lagi lahan seluas 200 hektar, untuk tanam padi di Kampung Tumbit Dayak," ujarnya.

Sementara itu, upaya kepala kampung untuk membantu masyarakat agar lebih mengerti cara menghasilkan padi yang berkualitas, pihaknya akan memberikan pemahaman dan cara agar padi yang dihasilkan lebih bagus.

"Tentu kami akan memberikan pemahaman seperti apa cara menanam pagi yang benar dan baik kepada masyarakat," ujarnya.

Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo yang juga hadir dalam sambutannya mengatakan, pemerintah siap membantu warga untuk meningkatkan ekonomi di daerah tersebut, dan sangat mengapresiasi Kodim 0902/TRD karena dengan cetak sawah ini akan berpengaruh kepada ekonomi masyarakat sekitar.

Tentu ada kendala yang dihadapi saat bercocok tanam, namun pemkab akan mencarikan solusinya agar apa yang menjadi harapan masyarakat terwujud. Termasuk, tidak menutup kemungkinan hasil panen akan dibeli pemerintah.

"Lahan yang disiapkan dari pemerintah mencapai 200 hektar, untuk kawasan Tumbit Dayak dan juga 150 hektar untuk daerah Segah, hal ini agar memenuhi swasembada beras di Berau," tutupnya.(M.S. Zuhrie)