UPTD Pasar SAD Segel Lapak Pedagang

 

TANJUNG REDEB - Tim Gabungan dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), POM, Polres Berau, dan Satpol PP melakukan penyegelan beberapa lapak yang ada di Pasar Sanggam Adji Dilayas  (SAD) sekitar pukul 09.00 Wita, Jumat (08/09/2017) pagi tadi.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar SAD, Najamuddin mengatakan, penyegelan lapak ini ada dua tahapan. Tahap pertama diperkirakan ada sekitar 76 lapak dan tahap kedua diperkirakan akan dilakukan pada akhir bulan September ini.

"Penyegelan dilakukan berdasarkan hasil temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan-red) yakni tunggakan restribusi sewa lapak yang tidak dibayar oleh pedagang, dan hal tersebut pun sudah melanggar peraturan daerah (Perda)," ungkapnya saat ditemui beraunews.com di sela-sela kegiatan.

 

Dikatakannya, tunggakan sewa lapak sendiri sudah terjadi sejak 2012 lalu hingga sekarang. Pihak UPTD sendiri sudah beberapa kali memberikan surat teguran kepada pedagang, namun hal tersebut seperti tak diindahkan.

"Tunggakan yang paling lama itu mulai tahun 2012 sampai sekarang, bahkan kami sudah tegur melalui surat maupun pemberitahuan melalui media koran maupun elektronik," jelasnya.

Secara nominal, dari temuan BPK sendiri tunggakan dari seluruh lapak yang akan disegel mencapai Rp3,4 miliar. Untuk satu lapak sendiri maksimal sampai Rp90 juta dan minimal Rp20 juta. Untuk tahap satu ini kita perkirakan tunggakannya mencapai Rp2 miliar lebih.

 

"Ini nanti akan kita koordinasikan lagi dengan mereka, dan kita akan duduk bersama dan jika memang masih mau bekerjasama dengan kita, maka kita akan beri kesempatan mereka untuk melunasi tunggakan yang ada," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia