Ini yang Bikin Operator HD Tewas dalam Laka Kerja PT BUMA

 

TANJUNG REDEB – Sampai saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait insiden kecelakaan kerja (laka kerja) yang terjadi di PT BUMA Site Lati pada Selasa (29/08/2017) lalu. Selain rekan korban, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap mandor dan manajemen perusahaan.

Kapolres Berau AKBP Andy Ervyn melalui Kasat Reskrim AKP Damus Asa mengatakan, dari hasil pemeriksaan di lapangan, kejadian berawal saat korban hendak membuang muatan dari HD yang dioperasikannya. Korban sempat mundur dan memajukan kendaraannya, saat hendak mundur lagi kendaraan terlalu laju hingga menabrak tumpukan tanah di area tanggul.
 
"Jadi posisi saat jatuh itu unitnya terbalik, bagian depan naik ke atas dan masuk ke dalam tanggul yang berlumpur," ungkapnya saat ditemui beraunews.com, Kamis (31/08/2017) di ruang kerjanya.
 
BACA JUGA : Laka Kerja PT BUMA, Operator HD Tewas
 
Setelah masuk ke dalam lumpur, operator tak bisa keluar dari unit tersebut dan lumpur masuk ke dalam kabin kendaraan. Sekitar 6 jam berada di dalam lumpur, baru ada pertolongan dan operator langsung dilarikan ke rumah sakit.
 
"Jadi setelah kejadian, saksi langsung melaporkan kepada pengawas atau pimpinan. Upaya evakuasi sudah dilakukan namun karena korban berada dalam posisi lama di dalam lumpur, nyawanya tak tertolong," ujarnya.
 
Selain itu, Damus juga belum bisa memastikan apakah ini unsur kelalaian operator atau ada faktor lainnya, yang jelas pihaknya juga akan memeriksa SOP dalam pengoperasian unit tersebut.
 
"Kami akan periksa lebih lanjut juga nanti baik dari saksi maupun SOP mereka, terutama kelayakan kendaraan atau unit tersebut," pungkasnya.(bnc)
 
Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia