Laka Kerja PT BUMA, Operator HD Tewas

 

 

GUNUNG TABUR - Kecelakaan kerja terjadi di area tambang PT BUMA, Site Lati Mine Operation, Kampung Sambakungan sekitar pukul 23.59 Wita, Selasa (29/08/2017) malam kemarin. Laka kali ini melibatkan satu unit Heavy Duty (HD) 777-213 yang dioperasikan Jusman (26) dan mengakibatkan sang operator meninggal dunia.

Kapolres Berau, AKBP Andy Ervyn melalui Kapolsek Gunung Tabur, AKP Sujarwanto membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya, Polsek Gunung Tabur baru menerima laporan sekitar pukul 07.45 Wita Rabu (30/08/2017) pagi dan tim langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

"Dari informasi awal yang kami terima jika korban meninggal dunia akibat insiden tersebut. Kejadiannya berawal saat korban akan dumping (kegiatan membongkar muatan penimbunan tambang-red), namun saat memajukan dan memundurkan kendaraan, diduga korban terlalu laju hingga menabrak tanggul dan mengakibatkan unit masuk ke dalam tanggul yang berlumpur bersama korban," ungkapnya kepada beraunews.com.

Sujarwanto menambahkan, setelah kejadian rekan korban yang berjarak sekitar 7 meter dari tempat kejadian segera melaporkan kepada pimpinan dan segera dilakukan upaya penyelamatan. Namun, nahas nyawa korban tak bisa tertolong.

 

Terpisah, Project Manajer PT BUMA Lati, Amudi Sormin mengatakan, upaya penyelamatan dan evakuasi segera dilakukan oleh tim Emergency Response Group (ERG), kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Abdul Rivai, untuk mendapat penanganan lebih lanjut, namun korban tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

"Korban kami bawa ke RSUD Abdul Rivai, namun korban telah meninggal dunia, diduga akibat kehabisan nafas karena terendam di lumpur," ujarnya.

 

Kecelakaan ini sendiri, kata Sormin, telah dilaporkan pihaknya dengan segera kepada Kepala Inspektur Tambang (KAIT), setelah kejadian. Investigasi mendalam bersama-sama tim Inspektur tambang segera dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut dan memastikan tidak terjadi lagi di masa mendatang.

"Kami telah melaporkan kepada KAIT segera setelah kejadian, kami pun masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia