Gunakan Visa Kunjungan, Ada WNA Diduga Jalankan Usaha Travel

 

TANJUNG REDEB – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok diduga menjalankan usaha travel miliknya di Pulau Derawan. Padahal diketahui jika visa yang digunakan oleh WNA tersebut merupakan visa kunjungan yang sudah sempat diperpanjang oleh Kantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb.

Pemilik BMI Derawan Dive Resort di Pulau Derawan, Nawawi sempat bingung dan heran mengapa WNA tersebut bisa menjalankan usahanya. Padahal jika memang WNA tersebut menjalankan usaha travel di Kabupaten Berau, seharusnya ada pajak usaha juga yang harus dibayar oleh si WNA tersebut.
 
“Yang saya tahu WNA tersebut memiliki visa kunjungan untuk masuk Indonesia, bukan untuk usaha atau bekerja, kalau kita yang usaha kan jelas ada pajak ke daerah, tapi kalau seperti yang terjadi ini kita kurang tahu juga,” bebernya kepada beraunews.com, Senin (28/08/2017).
 
Meski diketahui oleh beberapa pihak, jika WNA tersebut melakukan kegiatan usaha di Pulau Derawan, namun tidak ada tindakan yang dilakukan oleh Kantor Kelas III Tanjung Redeb, hal ini pun sempat menjadi pertanyaan, apalagi visa WNA tersebut diperpanjang selama 30 hari.
 
“Bukan baru-baru saja WNA tersebut membawa beberapa warga negara asing lain yang diduga sebagai tamunya masuk ke Pulau Derawan, dan sampai saat ini tidak ada tindakan dari Imigrasi,” tambahnya.
 
Melihat kondisi seperti itu, Nawawi sendiri berencana akan melaporkan kejadian tersebut ke Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) agar ada tindak lanjut yang dilakukan.
 
Terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb, Erwin Hariyadi saat ditemui beraunews.com mengatakan, jika pihaknya memang ada memperpanjang visa kunjungan milik WNA yang diduga melakukan usaha di Pulau Derawan. Sejauh ini WNA tersebut diketahui menggunakan visa sesuai peruntukkannya.
 
“Bulan lalu ada kami perpanjang visa WNA tersebut selama 30 hari. Sebelum kami perpanjang pun WNA-nya kami panggil dan ada penjaminnya di sini. Terkait dengan tamu atau WNA lain yang dibawa, sejauh ini pemilik resort dimana WNA tersebut menginap masih pro aktif melaporkan jika ada WNA yang menginap,” bebernya.(bnc)
 
Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia