Tenaga Kontrak Keamanan Bandara Terancam Putus Kontrak Kerja

 

TANJUNG REDEB - Kepala Bandar Udara Kalimarau, Bambang Hartato mengakui jika ada tenaga kontrak Bandara Kalimarau yang diamankan pihak kepolisian terkait kasus narkoba. Bambang menjelaskan, oknum tersebut bertugas sebagai tenaga keamanan di luar area terminal penumpang.

Dikatakannya, dalam rangka pemberantasan bahaya penyalahgunaan narkoba, pihaknya atas nama organisasi sangat mendukung apa yang dilakukan pihak kepolisian maupun pihak BNN.

"Sudah selama 2 tahun kami selalu mengingatkan kepada seluruh personel pegawai atau tenaga kontrak kerja bandara untuk tidak memakai dan mencoba-coba yang namanya narkoba," tegasnya kepada beraunews.com, Kamis (06/07/2017).

BACA JUGA : Jual Sabu, Petugas Keamanan Bandara Dibekuk Polisi

Bambang menambahkan, jika dikemudian hari ada oknum personel yang kedapatan dan dinyatakan terbukti menggunakan narkoba, maka pihak UPBU Kalimarau akan memberhentikan secara tidak hormat sesuai aturan yang berlaku.

"Tindakan tegas sesuai peraturan akan diterapkan baik itu pegawai PNS atau tenaga kontrak kerja bandara," ucapnya.

Dalam hal ini, jika pegawai kontrak kerja nantinya dinyatakan bersalah, pihaknya mendukung aparat penegak hukum untuk memprosesnya dan pihak bandara pun pasti akan melakukan pemutusan hubungan kontrak kerja.

"Kita lihat nanti prosesnya, jika terbukti bersalah, kita dukung aparat penegak hukum untuk memproses, dan kami juga pasti akan memutuskan hubungan kontrak kerjanya," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia