APMS Talisayan Jadi Favorit Pengetap

TALISAYAN – APMS (Agen Premium Minyak Solar) Talisayan merupakan fasilitas yang paling penting di wilayah pesisir selatan Berau, khususnya di Kecamatan Talisayan dan sekitarnya. Tak pelak APMS tersebut selalu diserbu masyarakat dengan membawa kendaraan, baik itu roda dua maupun roda empat.

Namun ada yang unik dari antrian tersebut. Pasalnya, hampir mayoritas kendaraan roda dua yang antri disana merupakan kendaraan yang menggunakan tangki besar. Bahkan, dikatakan sejumlah warga sekitar APMS tersebut, setiap APMS beroperasi di pagi hari, kuda besi berperut besar itu mengular di tepi jalan.

“Ada juga yang bukan pengetap. Tapi memang, mayoritas yang ngantri setiap hari itu pengetap,” ujarnya.

Sementara itu, pengelola APMS Talisayan, Ida saat dikonfirmasi beraunews.com menyampaikan, meskipun APMS tersebut dipenuhi antrian motor besar. Namun, masyarakat yang bukan pengantri juga telah disediakan jalur lain.

“Jadi kita juga ada kebijakan, mereka yang bukan pengantri bisa melalui jalur depan. Yang penting bilang sama petugas pengisinya,” ungkapnya ketika dihubungi melalui sambungan selulernya, Sabtu (13/8/2016).

Ketika ditanya terkait motor-motor pengetap yang kerap keluar masuk mengisi premium bersubsidi di APMS tersebut. Ia mengatakan, hal itu tidak begitu jadi permasalahan pihaknya. Namun, yang menjadi persoalan kemudian, ketika kuota di APMS tidak habis terjual ke masyarakat. Menurutnya, jika masih ada sisa sementara kuota harus habis akan berdampak pada pasokan selanjutnya.

“Kalo tidak terjual habis stok kita pasti dikurangi dari Pertamina. Karena jika tidak habis asumsinya, penggunaan konsumsi BBM di Talisayan dan sekitarnya di bawah kuota yang kita minta," jelasnya.

Disamping itu dikatakannya, meskipun keberadaan pengetap di APMS tersebut menimbulkan pertanyaan, namun lanjut dia, setidaknya ada sisi positifnya. Seperti penyediaan bensin eceran di sekitar tepi jalan, meskipun untuk harga sendiri berbeda dari harga di APMS.

"Ambil postifnya saja. Kalau APMS tutup, masih ada yang bensin eceran," ujarnya.(hir)