Imigrasi Dalami Keterlibatan WNI Dalam Operasi Dokter Palsu Asal Tiongkok

TANJUNG REDEB – Tertangkapnya 2 orang Warga Negera Asing (WNA) asal Tiongkok, Huang Wenbin (40) dan Huang Zhezhong (50), hingga kini terus dilakukan pengembangan kasusnya. Sebagaimana diketahui, keduanya diamankan saat hendak melakukan aksinya sebagai dokter gadungan dan menjual berbagai macam obat-obatan tradisional di Kampung Merancang Ilir, Kecamatan Gunung Tabur, Selasa (9/8/2016) lalu.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb, Erwin Hariyadi saat dikonfirmasi beraunews.com, Jum’at (12/8/2016) mengatakan, keberadaan 2 orang WNA tersebut,  disinyalair melibatkan Warga Negara Indonesia (WNI). Kecurigaan tersebut, menyusul WNA tersebut tak mengusai bahasa Indonesia, sehingga dalam komunikasi dengan masyarakat diperlukan ahli bahasa China dan Indonesia.

BACA JUGA : Dokter Gadungan Asal Tiongkok Diamankan Imigrasi

"Kita curiga ke arah sana, sekarang bagaimana caranya dia berkomunikasi sama warga kalau mereka tidak bisa bahas kita. Otomatis ada orang yang menjadi penerjemah  mereka," ungkapnya.

Hingga saat ini, pihaknya terus melakukan pemeriksan mendalam terhadap saksi dan korban penipuan kedua WNA tersebut. Pemeriksaan dilakukan guna mengetahui siapa dan bagaimana cara WNA itu berkomunikasi dengan warga.

"Kedua WNA ini diketahui tinggal di kos-kosan Jalan Mangga III. Mereka rental mobil untuk ke Merancang. Nah, bagaimana mereka bisa tahu Merancang kalau tidak ada yang antar," ujarnya.

Sementara, jika terbukti ada keterlibatan WNI dalam operasi kedua WNA untuk melakukan prakatek ilegal tersebut, Erwin mengaku akan menjerat palaku dengan pasal berlapis.

"Pokoknya kasus ini masih kita kembangkan terus. Kalau terbukti ada, siap-siap saja," tutupnya.(msz)