29 Agustus Lokalisasi Tembudan Sudah Harus Tutup

BATU PUTIH – Rencana penutupan lokalisasi berkedok Tempat Hiburan Malam (THM) di Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih bakal segera dituntaskan. Pasalnya, berdasarkan surat edaran dari pemerintah Kecamatan Batu Putih, yang diterima pemerintah Kampung Tembudan menginstruksikan agar segera menutup lokalisasi yang ada di kampung tersebut sebelum akhir Agustus.

"Tenggat waktunya sampai 29 Agustus mendatang," ungkap Kepala Kampung Nur Iman kepada beraunews.com, Minggu (7/8/2016).

Saat ini dikatakannya, ada empat THM yang masih beroperasi. Diketahui, lokalisasi tersebut telah cukup lama beroperasi di Kampung Tembudan dan menjadi satu-satunya lokalisasi prostitusi terbesar di wilayah pesisir selatan Berau.

Bahkan, Bupati Berau, Muharram saat berada di Kecamatan Batu Putih juga menginstrusikan kepada Camat Batu Putih, Saharuddin serta pemerintah Kampung Tembudan untuk segera menutup lokalisasi tersebut.

BACA JUGA : Bupati Minta Lokalisasi Tembudan Di Tutup

"Pak Bupati juga tidak menghendaki adanya lokalisasi di Tembudan, dan memerintahkan untuk segera memulangkan para wanita tuna susila yang bekerja disana," bebernya.

Pihaknya bersama Muspika Batu Putih sempat melakukan mediasi dengan pengelola lokalisasi. Hanya, waktu itu pengelola meminta perpanjangan waktu. Bahkan, perpanjangan waktu tersebut sudah dilakukan sejak setahun lalu.

"Perpanjangan waktunya itu sebenarnya sudah sangat lama sekali dan ujung-ujungnya tidak jadi tutup. Makanya nanti, pihak kecamatan serta Satpol PP dan aparat keamanan yang akan turun langsung," jelasnya.

Ia pun berharap upaya penutupan lokalisasi tersebut didukung masyarakat Kampung Tembudan sehingga tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Disamping itu, dengan keberadaan lokalisasi juga berpotensi menimbulkan penyakit berbahaya. Terlebih, salah seorang pekerja lokalisasi tersebut dinyatakan mengidap HIV/AIDS.(hir)