Terendus, Rencana Karutan Bebaskan 10 Napi

TANJUNG REDEB – Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Tanjung Redeb sudah mengajukan 206 nama narapidana (napi) selaku warga binaannya untuk mendapatkan remisi Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 orang yang akan diberikan remisi bebas tanggal 18 Agustus 2016 mendatang.

Kepala Rutan Klas IIB Tanjung Redeb, Agus Dwirijanto mengatakan, usulan untuk remisi tersebut, sudah disampaikan ke pusat dan saat ini pihaknya sedang menunggu surat balasan.

“Yang jelas mereka yang dapat (remisi-red) sudah memenuhi kriteria, untuk pastinya nanti akan kami sampaikan setelah ada informasi dari pusat,” ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (30/7/2016).

Dikatakannya, untuk jumlah remisi sendiri, Agus belum bisa memastikan berapa lama pemotongan masa tahanan yang diberikan diberikan kepada napi. Namun dari pendataan, dalam remisi kali ini ada banyak napi kasus narkoba yang dapat.

“Saya belum bisa ngomong masalah itu, kalau sudah ada email balasan, baru bisa bicara pastinya,” tambahnya.

Dari 206 napi yang mendapat remisi, 10 diantaranya akan langsung bebas saat pembacaan remisi pada upacara 17 Agustus 2016 mendatang. Napi yang mendapat diperkirakan karena jumlah masa tahanannya yang memang tidak lama lagi.

“Yang kami usulkan ada 10 orang, itu yang sudah masuk kriteria dan memang pantas mendapatkannya,” terangnya.

Untuk remisi sendiri, biasanya memang diberikan pada 2 momen atau hari besar seperti hari raya idul fitri dan hari kemerdekaan. Namun, pada tahun ini sendiri ada momen lain, yakni hari anak dan di Rutan Klas IIB sendiri ada 1 anak yang diusulkan untuk dapat remisi.

“Warga binaan anak ada 4 orang dan hanya 1 yang dapat remisi dan itu sedang kita usulkan,” pungkasnya.(dws)