36 Personel Polres Tak Diketahui Keberadaannya

TANJUNG REDEB - Jum'at (22/7/2016) pukul 21.30 Wita, mendadak sirene di Mapolres Berau berbunyi di luar jadwal biasanya. Satu persatu para personel bergegas menuju lapangan untuk berkumpul. Tak berapa lama, hampir seluruh personel secara serentak berkumpul dan menunggu instruksi dari pimpinan.

Kapolres Berau, AKBP Handoko rupanya sengaja mengadakan apel dadakan untuk tujuan serius, yakni menguji dan mengevaluasi beberapa kelemahan personelnya, termasuk menguji respon para personel untuk menjalankan tugas dengan cepat saat ada keadaan darurat.

“Tugas seorang polisi biasanya dihadapkan oleh banyak permasalahan, sehingga tentunya sangat diperlukan respon cepat dalam bertindak, termasuk kecepatan menghadiri dan menangani satu tindak pidana serta mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saya rasa itu perlu terus dilatih agar anggota semakin profesional, cepat tanggap, respon pelayanan dan pengaduan masyarakat,” ungkap Kapolres.

Menurut Kapolres, dari hasil apel dadakan yang dilakukannya diketahui masih ada yang harus dievaluasi, baik ketepatan waktu, kecepatan bertindak serta perlengkapan yang digunakan personel saat bertugas. Terlebih, ada 36 personel yang tidak hadir tanpa keterangan.

“Tadi di absen dan ada 36 personel tidak hadir tanpa keterangan. Meski ada yang tidak hadir, apel ini wajib kami lakukan dan yang tidak hadir malam ini tetap akan kami lakukan pencarian keberadaanya. Meraka akan saya panggil menghadap untuk diberikan teguran,” pungkasnya seraya mengatakan tak menutup kemungkinan apel dadakan akan terus dilaksanakannya dan tentu saja waktu pelaksanaannya tidak diketahui.(ea)