Bupati : Lapor Jika Temukan Penjual Telur Penyu

TANJUNG REDEB – Masih adanya eksploitasi telur penyu di Kabupaten Berau menjadi perhatian Bupati Berau, Muharram. Orang nomor 1 di Berau ini mengimbau kepada siapa pun yang mengetahui atau menyaksikan adanya transaksi jual beli telur dari satwa yang dilindungi tersebut untuk segera melapor kepada pihak berwajib.

Pemerintah sudah membuat regulasi berupa peraturan yang melarang untuk mengeksploitasi penyu serta bagiannya. Seperti Undang-Undang Nomor 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya juncto Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7/1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan, bahwa penyu berikut bagian-bagianya termasuk telurnya merupakan satwa yang dilindungi oleh negara dan peluang pemanfaatannya melalui penangkaran yang diatur PP Nomor 8 tahun 1999 tentang pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar. Dengan sanksi bagi pelanggar, namun tetap tidak membuat oknum-oknum penjual telur penyu takut.

"Masalah jual beli telur penyu saya kira ini merupakan perbuatan melanggar hukum dan harus ditindak sesuai hukum yang berlaku, apalagi undang-undang sudah jelas melindungi keberadaan penyu beserta bagian-bagiannya," ungkapnya Bupati kepada beraunews.co, Sabtu (2/7/2016).

Bupati juga mengatakan siapa saja yang terbukti melakukan tindakan-tindakan terlarang terkait satwa yang dilindungi tersebut, termasuk menjual dan mengkonsumsi telur penyu, harus diberi sanksi tanpa pandang bulu, baik itu masyarakat biasa terlebih oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Bagi saya jika ada yang melakukan hal-hal seperti demikian harus ditindak sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu apalagi PNS yang semestinya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat lainnya. Dan kalau ada wartawan atau siapapun yang menyaksikan hal itu hendaknya jangan takut untuk melapor," tambahnya.

Seperti diketahui, populasi penyu yang menjadi ikon daerah Kabupaten Berau setiap tahunnya semakin sedikit akibat dimangsa predator laut maupun pencuri telur penyu di daerah pesisir pantai. Dikatakan Bupati, Potensi hidup penyu ini sangat kecil, dari seribu ekor tukik (anak penyu-red) kemungkinan yang bisa hidup hingga dewasa hanya satu penyu saja. Apalagi penyu ini sebagai ikon Kabupaten Berau. Sudah sepatutnya mempertahankan populasinya dengan menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap penyu.

“Jangan mengambil telurnya apalagi sampai menjual dan mengkonsumsinya," pungkasnya.(mta)