Dipastikan Tak Ada Napi Bebas Setelah Dapat Remisi

TANJUNG REDEB – Tradisi jelang lebaran merupakan salah satu momen yang selalu ditunggu oleh narapidana. Remisi, adalah kata yang membuat banyak warga binaan seperti juga di Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB  Tanjung Redeb selalu berharap akan mendapatkannya. Tahun ini, pihak Rutan Klas IIB sudah mengajukan ratusan nama untuk diberikan remisi.

Kepala Rutan Klas IIB Tanjung Redeb, Agus Dwirijanto memastikan sudah 161 warga binaannya  yang diusulkan untuk mendapat remisi. Namun, jumlah tersebut bisa saja bertambah. Pasalnya, ada berapa lagi yang masuk dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22/2012 tentang Perubahan Kedua Atas PP Nomor 32/1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

“Yang jelas, warga binaan yang akan mendapat remisi ini sudah memenuhi kriteria untuk mendapat itu, jadi saat ini kita sedang menunggu email sebagai informasi dari pusat,” ungkapnya saat ditemui beraunews.com, Selasa (28/6/2016). 

Remisi yang diberikan kepada warga binaan nanti akan berbeda-beda tergantung dengan masa tahanan mereka. Namun, untuk masa remisi paling banyak sekitar 2 bulan, selain itu mayoritas warga binaan dengan kasus narkoba yang mendapat berkah ramadhan kali ini.

“Semua itu tergantung masa tahanan mereka dan yang jelas mereka paling banyak mendapat remisi sekitar 2 bulan,” bebernya.

Agus menambahkan, meski warga binaan mendapat remisi pada lebaran tahun ini. Namun, dipastikan belum ada warga binaan yang bebas dari masa hukuman mereka.

“Belum ada yang bebas tahun ini. Karena rata-rata masa tahanan mereka masih lama,” jelasnya.

Untuk kepastian pemberian remisi terhadap warga binaan yang diusulkan tersebut kemungkinan baru akan diketahui H-1 jelang lebaran, dan remisi tersebut juga akan disampaikan seusai salat Idul Fitri.

“Kepastian mereka dapat remisi belum kita terima dari pusat, kemungkinan dekat dengan hari H dan remisinya juga baru akan kita sampaikan pada saat selesai salat idul fitri nanti,” pungkasnya.(dws)