Jelang Ramadan, Keselamatan Berkendara Harus Nomor Satu

 

TALISAYAN – Untuk mengantisipasi semakin meningkatnya angka kecelakaan, khususnya jelang bulan suci Ramadan, jajaran kepolisian sektor Talisayan, tak henti-hentinya meminta kepada masyarakat pengguna sepeda motor, khususnya yang berada di wilayah Talisayan, dan Kecamatan Biatan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara. Pasalnya, hingga saat ini sudah cukup banyak kecelakaan yang terjadi, baik mengakibatkan luka ringan maupun meninggal dunia.

Kapolsek Talisayan, Iptu Faisal Hamid mengatakan, saat ini keselamatan dalam berkendara seakan menjadi nomor sekian. Hal itu dilihat dari tingkah laku para pengendara baik itu pengendara roda dua maupun roda empat saat berkendara di jalan raya. Selain tidak menggunakan helm atau pelindung kepala, kendaraan tidak dilengkapi lampu, dan kaca spion. Bahkan, parahnya lagi, ada saja sejumlah warga yang masih memaksakan kendaraannya yang seharusnya masih dilakukan perbaikan.

“Ini yang sering terjadi, tak jarang kecelakaan baik itu tabrakan dengan kendaraan lain, maupun kecelakaan tunggal kerap terjadi. Paling tidak, jika hendak berkendara, sesuai aturan dan periksa kelayakan kendaraan, apakah siap dipakai atau tidak,” bebernya.

Apalagi dengan kondisi jalanan saat ini, jika pengendara tidak ekstra waspada, bukan tidak mungkin angka kecelakaan akan bertambah. Untuk itu, dirinya kembali mengingatkan, agar keselamatan dalam berkendara menjadi nomor satu yang selalu diperhatikan.

“Jangan cuma ingin cepat sampai di tujuan sehingga memacu kendaraan terlalu laju. Jadi kita tekankan, untuk selalu waspada, jangan sampai setelah kejadian baru menyesal,” ujarnya.

Disamping itu, dirinya juga meminta kepada masyarakat yang masih membiarkan anaknya bebas berkendara untuk selalu memantau demi keselamatan. Sebab, anak yang masih dibawah umur sangat tidak dianjurkan membawa kendaraan roda dua ataupun roda empat.

“Ini yang masih terjadi. Kita berharap demi menekan angka kecelakaan, anak yang masih berusia dini juga harus dipantau. Sebab, selain masih labil dalam berkendara juga rawan menyebabkan kecelakaan,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia