Personel Keamanan Rutan Bakal Ditambah 16.500 Orang, Berau Tak Dapat Jatah

 

TANJUNG REDEB – Terkait usulan MenPANRB untuk penambahan jumlah tenaga di rumah tahanan, Rutan Berau tidak dapat jatah. Pasalnya, dari 16.500, hingga kini belum ada tanda-tanda akan ditambahnya pasukan lagi.

Kepala Rutan Klas IIB, Agus Dwirijanto, saat ditemui beraunews.com, Senin (15/05/2017) mengatakan, jika memang sampai saat ini belum ada kepastian tentang hal itu, dikarenakan melihat tidak hanya Rutan yang membutuhkan tambahan personel.

“Dilihat dulu kuotanya berapa, karena tidak menutup kemungkinan masih banyak lini dari Kemenkumham yang juga membutuhkan, bukan hanya Rutan lapas saja. Kan masih ada imigrasi, dan kalau dirasa belum cukup, barulah kami akan mencoba meminta tambahan,” ucapnya.

Meskipun demikian, selama tiga tahun belum ada penerimaan, ada kemungkinan tahun ini akan mencoba penambahan jumlah personel. Akan tetapi, jika usulan ini disetujui dari jumlah yang akan dibagikan itu, ditakutkan justru prosesnya terlalu lama, dan kurangnya personel itu akan memberatkan personel yang ada sekarang.

“Jika kami menjalankan pekerjaan di situasi sekarang, tentunya dengan jumlah personel sekarang kasihan dengan teman-teman, bakalan merasa kewalahan apalagi jumlah penghuni yang mendekam juga over kapasitas,” terangnya.

BACA JUGA : Menteri Asman : Lapas Perlu Perbaikan Sistem

Perlu diketahui, fungsi lapas dan rutan sangat berbeda, itu terlihat dari cara memperlakukan tahanan. Jika di lapas kebanyakan orang yang mendekam sudah mendapat vonis dari pengadilan, sedangkan untuk Rutan hanyalah tempat sementara sembari menunggu hasil persidangan, setelah ada kepastian vonisnya barulah tahanan akan dibina di lapas sampai dengan habis masa hukumannya.

“Itulah yang menjadi kendala juga di Rutan Tanjung Redeb ini, karena kita tidak punya lapas, sehingga untuk penambahan pasukan keamanan, sangat diperlukan keberadaannya,” tegasnya.(bnc)

Wartawan: Rama Sihotang/Editor: R. Amelia