Miras Impor Dijual Online, Satpol PP Angkat Bicara

TANJUNG REDEB – Peraturan pelarangan penjualan minuman keras (miras) di Kabupaten Berau sudah lama diterapkan dan disosialisasikan. Tetapi, pada kenyataannya masih ada saja yang menjajakan miras tanpa izin alias ilegal. Seperti yang beberapa waktu lalu didapati di sosial media.

Dengan santainya dan secara terang-terangan, salah satu akun facebook menawarkan miras jenis Chivas Regal kepada para pengguna facebook. "Minat chat, asli SINGAPORE", begitulah caption yang dituliskan oleh pemilik akun tersebut, di salah satu grup facebook Lapak jual beli berau, dengan menyertakan foto miras, yang mana miras jenis ini memiliki harga sangat mahal, bahkan termasuk dalam miras impor, dan tentunya ilegal.

Hal itu pun mendapat berbagai tanggapan dari para netizen. Ada yang mengecam dan ada pula yang seolah-olah tertarik dengan barang yang memabukkan itu. Bahkan, dalam kurun waktu beberapa jam setelah diposting, kolom komentar sudah ramai.

"Inbox harga", "Berapa? Alamat dimana", "Chifas berapa", begitulah beberapa komentar yang dilontarkan beberapa netizen, yang rata-rata kawula muda.

Meskipun mendapat komentar yang pedas, si pemilik akun menanggapinya dengan santai. "Yang jualan siapa om, ya yang namanya pembeli kalau memang minat ya pasti chat lah, saya juga gak maksa toh orang mau beli atau gak," jawabnya.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), melalui Kepala Seksi (kasi) Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan, Nurul Watik, sempat terkejut ketika mengetahui adanya penjualan miras secara online, dan sesuai dengan komitmen Satpol PP tentang pelarangan peredaran miras, mencoba untuk menelusuri si pemilik akun, dan akan menindak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Nanti akan kami telerusuri dulu mengenai miras online ini, jika nanti sudah dapat informasi lengkapnya, kita akan sita miras yang dijualnya, bahkan pemiliknya juga akan kami tegur,” ungkapnya kepada beraunews.com, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (02/05/2017).

Nurul juga menambahkan, Kabupaten Berau tidak pernah memberikan izin terkait penjualan miras, meskipun itu di Tempat Hiburan Malam (THM) sekalipun.

“Nanti kalau ada temuan, kami akan tindak sesuai peraturan,” tegasnya.(bnc)

Wartawan: Rama Sihotang/Editor: R. Amelia