Makanan Tak Berizin Edar dan Sertifikat Halal Beredar Bebas

 

TANJUNG REDEB – Meskipun di sejumlah daerah peredaran Mie Samyang atau mie instan asal korea, telah ditarik dari peredaran akibat tidak memiliki izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), serta belum memiliki sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Namun, produk tersebut di sejumlah minimarket Berau justru masih banyak beredar secara bebas.

Seperti yang beraunews.com temui di salah satu mini market di kawasan Jalan Teuku Umar Tanjung Redeb. Di sini, mie instan asal korea tersebut masih tersusun rapi. Salah seorang pengunjung minimarket yang ditemui, mengaku belum mengetahui jika produk mie instan Samyang tersebut dilarang beredar di pasaran.

"Ini mie Samyang lagi banyak dicari karena memang lagi booming di kalangan anak-anak muda, tapi saya tidak tahu kalau mie ini dilarang ataupun tidak punya izin edar dari BPOM," ungkap Rara saat tengah berbelanja.

Namun, hal berbeda diutarakan Lisa Andriani, ia mengaku mengetahui jika mie instan asal korea ini tidak memiliki izin edar, dan di sejumlah daerah telah ditarik dari peredaran, karena belum teruji kandungan yang ada di dalam produk kemasan ini.

"Saya lihat di TV, ini dilarang beredar. Kemarin suka beli, tapi karena dilarang jadi saya sudah berhenti beli. Takut juga buat anak-anak saya di rumah," ujarnya.

Sementara itu, meskipun peredaran mie itu masih cukup bebas di pasaran, hingga kini Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), belum terlihat melakukan upaya penarikan produk tersebut dari pasaran. Upaya beraunews.com mengkonfirmasi Dinkes dan Disperindagkop belum membuahkan hasil. Pernyataan dari Dinkes dan Disperindagkop akan dimuat dalam berita selanjutnya.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia