Dilaporkan ke Polisi, Ini Tanggapan Saga

 

TANJUNG REDEB – Dilaporkan Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) ke pihak kepolisian, terkait dugaan tak terdaftarnya ijazah Sekolah Menangi Umum (SMU) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Saga, warga Jalan Yos Sudarso menganggapnya hal biasa.

Saga mengatakan, laporan ini dianggap sama dengan kasus yang diamatinya pada tahun 2004 lalu. Saat itu, Saga sempat diperiksa oleh penyidik Polres Berau terkait dugaan penggunaan ijazah palsu. Namun, hal itu tidak terbukti.

"Kasus ini sama dengan yang saya alami tahun 2004 lalu. Saat itu ada dua orang yang dilaporkan dan saya tidak sampai di persidangan," ungkapnya saat ditemui beraunews.com dikediamannya, Rabu (01/02/2017).

BACA JUGA : Ijazah Tak Terdaftar, LPPNRI Laporkan Saga ke Polisi

Dikatakannya, pada tahun 2004 lalu pihak kepolisian juga sudah melakukan pemeriksaan baik di Pulau Derawan tempat kelahirannya dan juga Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Panitia Pengawasan Pemili (Panwaslu).

"Dulu saya terpilih sebagai anggota DPRD Berau dan pihak KPU meminta surat resmi dari kepolisian agar bisa dilakukan pelantikan. Dan saat itu ditandatangani oleh Kapolres Berau yang menyatakan dugaan tersebut tak terbukti," tambahnya.

Dijelaskannya, jika memang pihaknya dipanggil pihak kepolisian terkait kasus tersebut, pihaknya jelas akan menyampaikan hal serupa, jika pihaknya pernah disidik dengan item yang sama terkait ijazah itu.

"Sampai sekarang yang menyidik saya pun masih ada orangnya, semoga saja masih ada berkas penyidikan saya di tahun 2004 nantinya," bebernya.

Saga yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Berau ini, juga menjelaskan, jika setiap melakukan pencalonan, pihaknya juga selalu melampirkan surat keterangan dari pihak kepolisian dan tidak ada masalah.

"Sudah 3 periode ini saya mencalonkan sebagai anggota DPRD Berau dan tidak ada masalah, entah mengapa saat ini muncul lagi, tapi apapun perkembangannya pihaknya akan mengikuti proses yang ada," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia