Ekonomi, Faktor Tingginya Angka Perceraian

 

TANJUNG REDEB – Pengadilan Agama (PA) Tanjung Redeb, menerima setidaknya 457 perkara perceraian sepanjang tahun 2016. Angka tersebut didominasi oleh cerai gugat atau cerai yang diajukan oleh pihak wanita, yakni 328 perkara. Sementara, angka cerai talak atau cerai yang diajukan pihak laki-laki sekitar 129 perkara.

Hal itu diungkapkan Panitera Muda Hukum PA Tanjung Redeb, Kaspul Asrar, saat ditemui beraunews.com, Kamis (26/01/2017). Disebutkannya, faktor penyebab perceraian tersebut ada berbagai macam. Namun, yang paling mendominasi ialah alasan ekonomi.

"Bermacam-macam alasan mereka mengajukan cerai. Ada yang tidak tahan karena terus menerus bertengkar, ada juga yang karena pasangannya berjudi hingga ditinggalkan oleh pasangannya. Tapi, yang paling banyak karena faktor ekonomi," jelasnya.

Dari data yang dimiliki PA, jumlah perkara yang diterima sepanjang tahun 2016 ada sekitar 602 perkara. Jumlah tersebut termasuk perkara cerai gugat, cerai talak, izin poligami, penguasaan anak, isbat nikah hingga dispensasi kawin.

Total perkara tersebut, belum termasuk perkara di tahun 2015 yang belum diputus, yakni sekitar 77 perkara. Sementara jumlah perkara yang belum diputuskan pada tahun 2016 sekitar 49 perkara, 20 diantaranya PNS dan Polri.

"Kalau total keseluruhan perkara yang telah kita selesaikan tahun 2016 ada sekitar 630 perkara, itu termasuk perkara yang belum diputus pada tahun sebelumnya. Termasuk didalamnya perkara cerai gugat yang telah diputus sebanyak 314 dan cerai talak sebanyak 123 perkara," ungkapnya.

Dikatakannya, salah satu faktor yang menjadi kendala untuk menyelesaikan perkara perceraian, lantaran keberadaan suami atau istri yang tidak diketahui. Seiring dengan banyaknya perkara yang diterima, pihaknya juga akan melaksanakan sidang keliling yang diprioritaskan pada kecamatan terluar. Kecamatan Tanjung Batu merupakan salah satu kecamatan yang dituju pada tahun 2017 ini.

"Sambil memproses perkara yang masih tersisa, kami juga lakukan sidang di luar pengadilan alias sidang keliling ke Kecamatan Tanjung Batu. Untuk pendanaan atau anggaran melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Semoga bisa membantu masyarakat dalam proses persidangannya," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia