Masjid Agung Kecolongan Lagi??

 

TANJUNG REDEB – Kembali, Masjid Agung Baitul Hikmah Berau mengalami kasus pencurian oleh oknum tak bertanggungjawab. Kejadian ini dibenarkan Ketua Yayasan Masjid Agung Baitul Hikmah Berau, A. M. Kafrawi.

Dikatakannya, kasus pencurian ini tidak seperti kasus sebelumnya. Dimana biasanya yang hilang adalah barang milik jama’ah masjid yang disimpan di dalam jok motor. Namun Selasa (10/01/2017) lalu, tepatnya pukul 05.12 Wita, justru kotak amal masjid yang berusaha dicuri.

“Kejadiannya saat jamaah sedang melaksanakan salat subuh. Di rakaat kedua, pelaku menjalankan aksinya. Kalau menurut rekaman CCTV masjid, pelaku ini berjumlah 2 orang. Mereka berboncengan naik sepeda motor, pakai helm, ransel dan jaket. Tetapi, plat nomor kendaraan tidak ketahuan karena minimnya pencahayaan di area parkir,” ungkapnya kepada beraunews.com, saat ditemui dikediamannya, Minggu (15/01/2017).

Namun, tambahnya, aksi pencurian kotak amal itu diketahui oleh pihak keamanan masjid yang sedang melakukan patroli di sekitar masjid. Kemudian si pelaku kabur menggunakan sepeda motor, sambil membawa kotak amal dan dikejar keamanan masjid.

“Begitu ketahuan, si pelaku ini langsung dikejar. Karena takut tertangkap, kotak amalnya dibuang ke selokan di Jalan Milono. Karena masih dalam keadaan utuh, security tak meneruskan pengejaran, dan langsung mengamankan kotak amal itu,” katanya.

Menurutnya, penyebab terjadinya pencurian seperti ini dikarenakan kondisi perekonomian di Kabupaten Berau yang belum begitu baik.

“Saya melihatnya dari sisi tingkat pendapatan masyarakat. Kondisi ekonomi kita saat ini cukup memperihatinkan, makanya masih banyak kejadian seperti ini, malah tergolong nekat karena dilakukannya saat masjid sedang dipenuhi jamaah yang salat,” tambahnya.

Sebelumnya, sekitar 6 bulan lalu juga pernah terjadi hal serupa. Hanya saja, pelaku memanjat dinding masjid pukul 01.00 Wita. Dan pencurian ini juga gagal lantaran sempat diketahui juga oleh pihak keamanan.

Mengantisipasi kembali terjadinya pencurian, pihak Masjid Agung akan lebih waspada, sekaligus mengimbau masyarakat khususnya jama’ah Masjid Agung, agar lebih berhati-hati jika membawa barang-barang berharga saat ke masjid.

“Saya akan menemui securitynya, untuk dimintai pendapat mereka terkait keamanan ini, praktisnya dan baiknya seperti apa. Dan juga, kami selalu mengingatkan jamaah dari luar kota yang ke sini untuk melaksanakan salat, untuk membawa serta barang bawaannya masuk masjid. Jangan disimpan atau ditinggalkan di dalam mobil atau jok motornya,” tutupnya.(bnc)

Citizen Jurnalis: Catur Indra LP/Editor: R. Amelia