10 Pegawai Positif Narkoba, 200 Mangkir

 

TANJUNG REDEB – Kamis pagi (05/01/2017), Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Berau Agus Tantomo yang juga Wakil Bupati, mengumumkan hasil tes urine kepada 5.000 pegawai yang dilakukan sejak Oktober hingga Desember 2016 lalu.

"Hasilnya sudah keluar, tadi sudah rapat sama Bupati juga soal hasil ini. Sesuai uji urine BNK selama 3 bulan,10 orang memang positif pakai narkoba dan 200 orang lainnya masih mangkir. Parahnya lagi, 3 diantaranya merupakan anggota dewan," terangnya usai mengikuti rapat bersama Bupati, Kamis (05/01/2017).

Sementara itu, menyikapi adanya temuan ini, sesuai dengan ketentuan, 10 pegawai tersebut akan menerima sanksi disiplin dari pemkab, yakni penundaan kenaikan gaji berkala. Pemberian sanksi tersebut telah sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan, dan telah melalui penilaian dari badan kepegawaian daerah kabupaten.

"Sanksinya jelas, karena pelanggaran mereka sudah masuk kategori sedang. Selain itu mereka juga wajib melakukan rehabilitasi selama 8 kali pertemuan dan biayanya ditanggung sendiri. Tapi, jika selama 8 kali pertemuan tidak ada perubahan, terpaksa dikirim ke pusat rehabilitasi BNN di Samarinda," imbuhnya.

Hal serupa juga akan diberikan kepada 200 pegawai yang mangkir mengikuti tes urine. Tetapi sanksinya hanya berupa teguran tertulis.

"Kita lihat sampai akhir Januari ini, kalau mereka tetap tidak mau mengikuti tes urine, kemungkinan sanksinya bisa lebih tegas lagi. Hal ini juga yang menjadi pertanyaan kita. Kenapa mereka tidak mau ikut tes urine? Jangan-jangan mereka ini pemakai juga," tutupnya.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia